Karya ke - 17
Izinkan Aku (Kembali Padamu)
Lagu ini aku ciptakan terinspirasi dari pengalaman spiritual pribadi, khususnya mengenang karya "Terlena", lagu religi pertamaku dengan tema “Kembali Padamu”. Jika pada lagu Terlena aku menulis tentang seseorang yang terlalu terlena dengan dunia sehingga jauh dari jalan Sang Pencipta, maka lagu “Izinkan Aku (Kembali Padamu)” adalah kelanjutan dari perjalanan itu. Kali ini, liriknya mengekspresikan kesadaran diri, penyesalan atas kesalahan dan dosa, serta permohonan ampunan dan petunjuk dari Allah SWT. Lagu ini menjadi refleksi mendalam atas perjalanan batin—dari masa lalunya yang penuh kelalaian hingga harapan untuk kembali kepada jalan yang benar dengan hati yang tulus.
Aku menulis lagu ini sambil merenung, memohon agar setiap langkahku diberkahi dan diberikan kekuatan untuk tidak kembali tersesat. Lagu ini juga menekankan pentingnya introspeksi diri dan kerendahan hati dalam menghadapi kesalahan, agar selalu teringat untuk kembali kepada-Nya.
Aku menulis lagu ini sambil merenung, memohon agar setiap langkahku diberkahi dan diberikan kekuatan untuk tidak kembali tersesat. Lagu ini juga menekankan pentingnya introspeksi diri dan kerendahan hati dalam menghadapi kesalahan, agar selalu teringat untuk kembali kepada-Nya.
Andaikan waktu kembali
Ku ingin memperbaiki
Hidupku selama ini sungguh tak berarti
Izinkan aku kembali Padamu Allahu Rabbi
Ku sadari ku hanya manusia teramat hina dan penuh dosa aku disini merayu
Ku ingin memperbaiki
Hidupku selama ini sungguh tak berarti
Izinkan aku kembali Padamu Allahu Rabbi
Ku sadari ku hanya manusia teramat hina dan penuh dosa aku disini merayu
Ya Allah ku meminta
Padamu Sang Pemurah
Berikanlah aku ampunan-Mu
Berikanlah aku sebuah petunjuk-Mu
Tuntunlah diriku di jalan-Mu
Padamu Sang Pemurah
Berikanlah aku ampunan-Mu
Berikanlah aku sebuah petunjuk-Mu
Tuntunlah diriku di jalan-Mu
اللهم رب اغفر لي و لوالدي وارحمهما كما ربياني صغيرا
Lagu ini adalah refleksi spiritual, introspeksi atas kesalahan diri, dan permohonan ampunan. Menggambarkan perjalanan batin untuk kembali kepada Tuhan setelah melewati fase kesalahan dan kegagalan hidup.
Comments
Post a Comment