Posts

Showing posts from February, 2026

Karya ke - 74

Masih Merindu - Indra Yansyah Masih Merindu Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 28 Februari 2026 Lirik Lagu Malam ini ku terkenang padanya lagi Rasaku ini tak pernah mati Dalam hati ku inginkan dia tuk kembali Dalam hidupku takkan ku lepas dia untuk pergi Kan ku jaga dia sepenuh hati Ku kan berjanji takkan menyakiti Takkan pernah ku ulang lagi Kisah itu takkan terjadi Hak Cipta ©2026 Indra Yansyah ← Karya Sebelumnya | Daftar Isi | Karya Selanjutnya →

Karya ke - 73

Jangan Tambah Lukanya - Indra Yansyah Jangan Tambah Lukanya Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 27 Februari 2026 Lirik Lagu Verse 1 Lihat garis di wajahnya Bukan karena usia semata Itu doa yang tak pernah putus Untuk anak yang kadang lupa Verse 2 Tangan kasar yang bekerja Tak pernah mengeluh lelah Kita malah sibuk meminta Tanpa tanya kabarnya Pre-Chorus Apa sulit sedikit saja Mengerti hati yang menjaga? Chorus Jangan tambah lukanya Jangan buat ia kecewa Kalau belum bisa membahagiakan Jangan dulu menyakitinya Dia tak minta harta Tak tuntut balasan apa-apa Cuma ingin lihat anaknya Hidup baik dan bahagia Verse 3 Suatu hari nanti kau sadar Saat kursinya mulai kosong Sesal datang tanpa bisa ...

Karya ke - 72

Delusionship. - Indra Yansyah Delusionship. Tanggal Cipta: 26 Februari 2026 Pencipta: Indra Yansyah Deskripsi Lagu Delusionship. menggambarkan situasi ketika seseorang menaruh harapan yang terlalu tinggi dan menciptakan hubungan dalam pikirannya sendiri, padahal tidak pernah ada komitmen ataupun janji yang diberikan. Liriknya menyoroti bagaimana sapaan biasa, tawa ringan, atau percakapan sederhana bisa disalahartikan menjadi tanda cinta. Lagu ini menjadi pengingat bahwa tidak semua kedekatan berarti perasaan, dan tidak semua perhatian adalah janji. Dengan nada sindiran yang halus namun tegas, lagu ini menyampaikan batas: jangan berharap terlalu jauh pada sesuatu yang sejak awal tidak pernah dijanjikan. Karena harapan yang dibangun sendiri, bisa menjadi luka yang ditanggung se...

Karya ke - 71

Belahan Jiwaku - Indra Yansyah Belahan Jiwaku Tanggal Cipta: 25 Februari 2026 Pencipta: Indra Yansyah Deskripsi Lagu Belahan Jiwaku memiliki keterkaitan dengan karya-karya sebelumnya, yaitu Ikrar Suci , Cinta Abadi , Namira Kesayanganku , dan Selalu Menjagamu . Jika lagu-lagu sebelumnya berbicara tentang janji, ketulusan, dan kesetiaan dalam menjaga cinta, maka Belahan Jiwaku adalah bentuk penggenapannya. Lagu ini menggambarkan dua insan yang telah dipersatukan, berjalan bersama menghadapi suka dan duka. Liriknya penuh komitmen dan kehangatan, menegaskan bahwa cinta bukan hanya tentang kebahagiaan, tetapi tentang kesiapan untuk tetap berdiri bersama saat badai datang. Sebuah pernyataan cinta yang matang, dewasa, dan penuh tanggung jawab. Lirik Verse 1 ...

Karya ke - 70

Man Jadda Wajadda - Indra Yansyah Man Jadda Wajadda Tanggal Cipta: 24 Februari 2026 Pencipta: Indra Yansyah Deskripsi Lagu ini lahir bertepatan pada hari meninggalnya KH Hasan Basri, saat tersebar sebuah nasihat beliau yang berbunyi: “kamu bekerja sungguh sungguh, padahal rezeki sudah di atur. Harusnya tidak perlu lah bersungguh sungguh, kalau lupa sama sang pencipta” Lagu Man Jadda Wajadda menjadi refleksi atas nasihat tersebut. Rezeki memang telah Allah tetapkan dan tidak akan tertukar, namun manusia tetap diperintahkan untuk berikhtiar. Kesungguhan tidak boleh membuat lupa kepada Sang Pencipta, dan tawakal tidak boleh menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Melalui liriknya, lagu ini menegaskan keseimbangan antara kerja keras dan hati yang berserah. Ikhtiar dan tawakal berjalan beriringan, ...

Karya ke - 69

Haruskah Aku Mati - Indra Yansyah Haruskah Aku Mati Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 24 Februari 2026 Deskripsi Lagu Haruskah Aku Mati masih berupa penggalan lirik yang menggambarkan perasaan cinta yang terabaikan. Judulnya bukan tentang kematian secara harfiah, melainkan ungkapan kekecewaan yang mendalam karena perasaan tulus tak pernah dipahami. Liriknya berbicara tentang seseorang yang terus menunggu untuk dimengerti, mempertanyakan sampai kapan perasaannya diabaikan. Ada rasa lelah, kecewa, namun tetap tersimpan ketulusan yang tidak berubah. Lagu ini menggambarkan cinta yang sudah berlabuh, tetapi tak pernah benar-benar diterima. Emosi dalam lagu ini kuat, penuh tanya dan harap, seakan-akan hanya kehilangan besar yang mampu membuat seseorang menyadari arti sebuah ketulusan. ...

Karya ke - 68

Topeng Dilema - Indra Yansyah Topeng Dilema Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 24 Februari 2026 “Topeng Dilema” adalah lagu tentang perjuangan menahan rasa dan dilema batin. Ketika seseorang harus tersenyum di depan dunia, padahal hati berteriak dan topeng yang dipakai retak, hanya Tuhan yang tahu kebenaran di baliknya. VERSE 1 Langkahku berat menapak pagi Hati menjerit, tapi senyum tetap tersaji Perutku berbisik dalam diam Kepalsuan menari di setiap senyum yang ku pakai Lalu tawa berbalut sunyi Dalam riuh, aku sendiri Menahan amarah, menahan kecewa Menyulam bahagia yang rapuh di ujung jiwa CHORUS Aku pura-pura bahagia Di balik topeng yang retak ini Dilema menjerat jiwa Mau lari tapi tak bisa pergi Aku pura-pura bahagia Hanya Tuhan yang tahu VERSE 2 Jam-jam berat menumpuk di dada Harapan kecil tersesat di lorong sepi Kata-kata manis kini jarang bersua Aku belajar menahan rasa yang tak terdengar Setiap napas penuh kepalsuan Setia...
Daftar Karya Indra Yansyah © 2026 Indra Yansyah – All Rights Reserved Daftar Karya Indra Yansyah Kenangan Pedihku Tak Lagi Ku Miliki Jangan Pernah Pergi Ikrar Suci Saat Kau Mendua Terlena "Kembali Padamu" MATRE "Masih Adakah Antrean" Sebatas Anganku Selalu Menjagamu Terombang-ambing Kenangan yang Menyakitkan Kenangan yang Menyakitkan 2 "Leha" Ku relakan Dirimu sangat berarti Kini Ku Sendiri Sampai Mati Izinkan Aku "Kembali Padamu" Air Mata Jadi Saksi Kenangan Yang Menghantui Bintang untuk Rembulan Namira Kesayanganku Biarkan Aku Sendiri Malam Gelap Harus Berdiri Single parent Takkan Mengganggu Tapi Tetap Menunggu Sherlya Sherlya 2 Seolah Aku Tak Ada Aku Tetap Setia Suapan Cinta Racun Sengsara Shalawat 'Ya Nurul Wujud' Duri Cinta Tatakung Rangkul yang Sejalan Disaat Sendiri Kawan Kok Kayak Bintang Rindu Tak Bertuan Namamu di Hati Pesan ...

Karya ke - 67

Bertahan - Indra Yansyah Bertahan Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 24 Februari 2026 “Bertahan” adalah lagu tentang perjalanan dalam kesunyian, tentang luka yang tak mematahkan, tentang jatuh yang tak menghentikan langkah. Sebuah kisah tekad untuk tetap berdiri, walau sendiri, demi mimpi dan keyakinan pada takdir yang lebih baik. Verse 1 Ku melangkah di jalan sepi, Meninggalkan semua yang pergi. Meski luka masih terasa, Ku percaya ini jalannya. Chorus Ku kan bertahan walau sendiri, Mengejar mimpi yang belum pasti. Air mata jadi saksi, Langkahku takkan kembali. Verse 2 Pernah ku jatuh, pernah ku hilang, Namun ku tetap berjuang. Setiap luka jadi pelajaran, Untuk ku bangkit dari keterpurukan. Chorus Ku kan bertahan walau sendiri, Mengejar mimpi yang belum pasti. Air mata jadi saksi, Langkahku takkan kembali. Bridge Walau dunia tak berpihak lagi, Ku percaya takdir ini suci. Di balik hujan ada pelangi, Ku akan terus berdiri. Cho...

Karya ke - 66

Syair di Ujung Hari - Indra Yansyah Syair di Ujung Hari Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 24 Februari 2026 “Syair di Ujung Hari” adalah perenungan tentang ambisi yang terlalu riuh, tentang langkah yang sibuk mengejar dunia hingga lupa arah pulang. Di ujung hari, saat malam menjadi cermin, lagu ini mengajak kembali menatap diri — menyadari kelalaian, merapikan retak, dan mengingat bahwa ada Yang Maha Menghitung di atas segala hitungan manusia. Verse 1 Berapa fajar kulepas tanpa nama Mata terbuka, jiwa masih terpejam Kupahat ambisi di dinding hari Namun arah kompas retak dalam diam Langkahku riuh di pasar dunia Menawar mimpi sampai lupa pulang Kupeluk bayang-bayang pujian Sementara cahaya kutinggal di belakang Chorus Berapa banyak yang terlalaikan Hingga hati menjadi asing Aku menghitung segala kehilangan Namun lupa pada Yang Maha Menghitung Verse 2 Jam berputar seperti saksi tua Mencatat jeda yang tak kusadari Doa-doa gugur seb...

Karya ke - 65

Friska - Indra Yansyah Friska Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 24 Februari 2026 Lagu ini bercerita tentang kekaguman yang tumbuh secara diam-diam pada seseorang — dalam lagu ia disebut Friska, tapi nama itu hanyalah fiktif. Kekaguman ini bukan sekadar karena parasnya, tapi karena ketenangan yang ia bawa. Rasa itu tak berani dimiliki, hanya mampu dikagumi dari kejauhan, lalu dibiarkan hidup dalam bentuk lagu. Verse 1 Pertama kali ku melihatmu Ku terdiam, ku terpaku Bukan hanya tentang parasmu Tapi caramu menenangkanku Verse 2 Kau hadir tanpa ku duga Menyapa dengan senyuman Sejak hari itu hatiku Tak lagi sama Pre-Chorus Mungkin aku bukan siapa-siapa Tak sempurna di matamu Chorus Friska… izinkanku kagum padamu Walau mungkin ku tak pantas di sisimu Friska… namamu selalu menggangguku Di setiap malam panjangku Ku sebut namamu dalam rinduku Verse 3: Andai kau tahu isi hatiku Yang diam-diam memujamu Tak pernah berani ku bicara Takut kau menjauh ...

Karya ke - 64

Takdir-Nya Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 23 Februari 2026 Deskripsi Lagu religi tentang kepasrahan kepada Tuhan, keyakinan bahwa di setiap kesulitan ada kemudahan, serta harapan bahwa takdir-Nya selalu membawa kebaikan. Lirik Verse 1 Hidupku ini kuserahkan pada-Mu Tuhan Ku terima, aku pasrah Atas semua takdir dari-Mu Verse 2 Semua ini mungkin sudah jalan takdir-Nya Kita manusia jangan pernah lupa Untuk slalu menyebut nama-Nya Pre-Chorus Tuhan telah berfirman Bahwa kesulitan pasti ada kemudahan Chorus Jangan pernah menyerah dan berputus asa Kita manusia tak sempurna Yakinlah pasti ada jalan untuk kita Suatu saat kita kan bahagia Verse 3 Jika hari ini kau merasa tak bahagia Mungkin engkau lupa Pada Yang Kuasa Yang mengatur semua tentang kita © 2025 Indra Yansyah | Semua hak cipta dilindungi. ← Karya Sebelumnya Daftar Isi Karya Selanjutnya →

Karya ke - 63

M.A.N.T.A.N – Manis Awalnya, Nafsu Tutup Akhirnya Nestapa Pencipta : Indra Yansyah Tanggal Cipta : 22 Februari 2026 Lirik Verse Ku ambil semua darimu Yang kau jaga seumur hidupmu Kau bilang itu untukku Karena cinta dan restumu Pre-Chorus Kau janji akan setia Menemani sampai tua Tapi setelah semuanya Kau hilang tanpa suara Chorus Setelah ku ambil kesucianmu Kau malah pergi tinggalkanku Katanya cinta seumur hidup Ternyata cuma nafsu lalu cukup Interlude Janji tinggal kata Cinta jadi luka Verse Aku tak pernah paksa Semua atas rasa Tapi mengapa akhirnya Aku yang kau tinggalkan saja Pre-Chorus Semua sudah terjadi Tak bisa terulang lagi Yang tak ku sangka kini Kau pergi tanpa peduli Chorus Setelah ku ambil kesucianmu Kau malah pergi tinggalkanku Katanya cinta seumur hidup Ternyata cuma nafsu lalu cukup M.A.N.T.A.N – Manis Awalnya, Nafsu Tutup Akhirnya Nestapa menggambarkan sebuah hubungan yang pada awalnya dipenuhi rasa cinta, keperca...

Karya ke - 62

Overtrust Pencipta : Indra Yansyah Tanggal Cipta : 22 Februari 2026 Lirik [Verse] Dulu kau bilang cinta Dulu kau bilang setia Kuserahkan semua rasa Tanpa sisa, tanpa ragu [Pre-Chorus] Kau janji temani aku Sampai waktu tak menentu Tapi setelah semuanya Kau pergi begitu saja [Chorus] Kau tinggalkan aku setelah semua terjadi Setelah kau dan aku tak lagi suci sendiri Katanya setia, nyatanya kau lari Bodohnya ku percaya janji [Interlude] Oh… janji tinggal janji Oh… sakitnya sendiri [Verse] Ku kira kau berbeda Ku kira kau bertahan Ternyata ku hanya tempat Untuk kau lepaskan beban [Pre-Chorus] Semua sudah kuberi Hati dan harga diri Tapi balasmu justru Pergi tanpa peduli [Chorus] Kau tinggalkan aku setelah semua terjadi Setelah kau dan aku tak lagi suci sendiri Katanya setia, nyatanya kau lari Bodohnya ku percaya janji Overtrust menggambarkan kisah tentang kepercayaan yang diberikan terlalu dalam hingga akhirnya berubah menjadi penyes...

Karya ke - 61

Jangan Salahkan Aku Pencipta : Indra Yansyah Tanggal Cipta : 22 Februari 2026 Lirik [Verse] Hai mantan ingatkah engkau Saat aku peluk dirimu Kehormatanmu kesucianmu Tlah kau korbankan untukku [Pre-Chorus] Tapi mengapa kini engkau Pergi tinggalkan diriku [Chorus] Mana harga dirimu sekarang? Janji dulu kau teriakkan lantang Berani beri semua tanpa pikir panjang Tapi tak berani bertahan Tak ada malukah di hatimu? Setelah semua kau pilih berlalu Kalau memang cinta itu palsu Jangan salahkan aku Jangan Salahkan Aku menggambarkan kekecewaan mendalam terhadap seseorang yang pernah berjanji untuk setia, namun pada akhirnya memilih pergi. Lagu ini menjadi ungkapan tegas kepada masa lalu, mempertanyakan kembali arti sebuah janji, harga diri, serta keberanian untuk bertahan ketika sebuah hubungan menghadapi kenyataan yang tidak mudah. Liriknya membawa emosi yang kuat dan penuh sindiran. Ada rasa kecewa karena keputusan yang pernah dibuat bersama akhirnya j...

Karya ke - 60

Cinta Tak Dianggap Pencipta : Indra Yansyah Tanggal Cipta : 11 Februari 2026 Lirik Verse Ku slalu ada saat kau butuh Semangatkan saat kau jatuh Tapi dirimu tak melihatku Seakan diriku bayang semu Pre Chorus Ku simpan rasa ini Sendiri Chorus Cinta ku tak kau anggap Hadirmu terasa gelap Jika aku tak berarti Biarkan aku pergi Cinta Tak Dianggap merupakan lagu ke-60 karya Indra Yansyah yang tercipta dari sebuah permintaan atau request dari Milda. Lagu ini lahir dari gagasan tentang seseorang yang selalu berusaha hadir ketika dibutuhkan, memberikan semangat ketika orang yang dicintainya sedang jatuh, serta memberikan perhatian dengan tulus, tetapi keberadaannya justru terasa seperti tidak pernah benar-benar dilihat. Dengan nuansa galau dan sendu, lagu ini menggambarkan perasaan ketika perjuangan dalam mencintai hanya berjalan dari satu arah. Segala perhatian dan dukungan diberikan dengan tulus, namun tidak mendapatkan tempat yang sama di hati orang y...

Karya ke - 59

Melempar Batu Sembunyi Tangan Pencipta : Indra Yansyah Tanggal Cipta : 7 Februari 2026 Lirik Verse Engkau yang slalu membuat diriku Patuh dan tunduk Bagaikan ratu itulah dirimu Pre Chorus Kau buat diriku Selalu bersalah Melempar batu sembunyi tangan Chorus Sejahat-jahatnya aku, lebih jahat dirimu Sekejam-kejam aku Tak pernah diriku menyakitimu Selalu ku sabar, mencoba tuk tabah Kini aku menyerah, tensi aku parah Aku bisa marah Melempar Batu Sembunyi Tangan menggambarkan sebuah hubungan yang dipenuhi tekanan, ketidakjujuran, dan perlakuan yang terasa tidak adil. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang terus berada dalam posisi disalahkan, sementara ia memilih untuk diam, menahan diri, dan bersabar demi mempertahankan hubungan serta perasaan yang masih ada. Namun kesabaran tidak selamanya tidak memiliki batas. Luka yang terus dipendam, tuduhan yang berulang, dan sikap yang membuat seseorang merasa selalu menjadi pihak yang bersalah pada akhirny...

Karya ke - 58

Doa Setiap Malam Pencipta : Indra Yansyah Tanggal Cipta : 7 Februari 2026 Status Karya: Lirik masih dalam tahap pengembangan. Lirik Chorus Setiap malam ku berdoa Pada Allah taala Semoga kita saling sayang dan mencinta Bridge Setiap malam ku berdoa S'moga kita kan slalu bersama Takkan terpisahkan Meski nanti ada orang ketiga Doa Setiap Malam menggambarkan ketulusan cinta yang selalu disertai doa. Setiap baitnya mencerminkan harapan agar hubungan tetap terjaga dalam kasih sayang dan kesetiaan. Lagu ini lahir dari keyakinan bahwa cinta yang kuat bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang doa yang dipanjatkan kepada Allah agar tetap dipersatukan. Tersirat pula keteguhan hati untuk tetap bersama meski ada berbagai ujian yang mungkin datang, termasuk hadirnya orang ketiga. Doa menjadi bentuk harapan agar hubungan tetap bertahan dan rasa yang dimiliki tidak mudah dipisahkan oleh keadaan. Doa Setiap Malam menjadi simbol cinta yang bersandar pada...

Karya ke - 57

Tempat Singgah Pencipta : Indra Yansyah Tanggal Cipta : 29 Januari 2026 Lirik * Ku serahkan bahuku Tuk jadi sandaranmu Tapi ternyata ku tempat tuk kau singgah ** Berat rasa hati ini Terima semua ini Perjuanganku tak dihargai *** Tak terlintas di hatimu Pikirkan perasaanku Cintaku tumbuh, engkau tlah berlabuh Tempat Singgah menggambarkan perasaan seseorang yang telah memberikan perhatian, tempat bersandar, dan seluruh ketulusan yang dimilikinya kepada seseorang yang dicintai. Namun pada akhirnya, semua yang diberikan justru membuatnya menyadari bahwa dirinya hanya menjadi tempat persinggahan sementara. Lagu ini lahir dari rasa kecewa ketika perjuangan yang dilakukan dengan tulus ternyata tidak mendapatkan penghargaan yang sama. Ada perasaan bahwa cinta yang tumbuh dengan sungguh-sungguh hanya berjalan dari satu sisi, sementara orang yang dicintai telah menemukan tempat lain untuk berlabuh. Melalui liriknya, Tempat Singgah menjadi gambaran tenta...

Karya ke - 56

Jangan Hinakan Aku Pencipta : Indra Yansyah Tanggal Cipta : 17 Januari 2026 Lirik Apalah dayaku aku bukan orang berpunya Tapi jangan kau hina diriku seburuk itu Aku manusia engkaupun manusia Terlahir dari tempat yang hina Jadi jangan kau hinakan lagi diriku ini Jangan Hinakan Aku menggambarkan suara hati seseorang yang merasa diremehkan karena keadaan hidup dan keterbatasan yang dimilikinya. Lagu ini lahir dari kegelisahan tentang perbedaan keadaan, status, dan bagaimana seseorang dapat dipandang hanya berdasarkan apa yang ia miliki. Namun di balik rasa terluka tersebut, lagu ini membawa pesan tentang harga diri dan kesetaraan. Keadaan ekonomi bukanlah ukuran nilai seorang manusia, dan keterbatasan bukan alasan bagi seseorang untuk merendahkan orang lain. Melalui liriknya, Jangan Hinakan Aku menjadi ungkapan tegas dari seseorang yang meminta untuk tetap dihargai sebagai manusia. Sebuah pengingat bahwa setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihann...

Karya ke - 55

Setelah Kau Tiada Pencipta : Indra Yansyah Tanggal Cipta : 30 Desember 2025 "Setelah Kau Tiada" adalah lagu yang menceritakan luka mendalam akibat sebuah pengkhianatan dalam cinta. Ketika seluruh kepercayaan telah diberikan kepada seseorang, kenyataan justru menghadirkan perpisahan yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Harapan yang telah dibangun perlahan runtuh, menyisakan kesedihan yang sulit untuk diterima. Melalui lirik yang sederhana namun penuh emosi, lagu ini menggambarkan rasa kecewa, kehilangan, dan kehampaan yang muncul setelah orang yang dicintai memilih pergi. Kepergiannya bukan hanya meninggalkan kenangan, tetapi juga luka yang terus membekas di dalam hati. "Setelah Kau Tiada" menjadi ungkapan tentang beratnya menerima kenyataan, tentang kepercayaan yang dikhianati, dan tentang perjuangan seseorang untuk bertahan ketika orang yang paling berarti telah tiada dari hidupnya. Lirik Tak pernah kusadar...