Karya ke - 34

Tatakung - Indra Yansyah
Tatakung
Songwriter: Indra Yansyah
Tanggal Cipta: 23 Oktober 2025
“Tatakung” adalah sebuah perjalanan hati — kisah tentang diam, kehilangan, dan kenangan yang tak mau pergi. Dalam bahasa Banjar, tatakung berarti genangan air. Namun di lagu ini, tatakung menjadi simbol hati yang termenung — menampung sisa cinta yang belum sempat mengalir pergi. Lagu ini menggambarkan suasana reflektif yang hangat dan melankolis, mulai dari denting piano lembut, petikan gitar akustik, gesekan string, hingga nuansa sinematik di bridge. Lagu ini juga menjadi simbol penerimaan: belajar tersenyum di tengah luka, dan membiarkan cinta hidup sebagai gema yang indah di hati. 🌧️

Verse 1
Tatakung ku di pinggir sungai,
Angin malam bawa rasa sepi.
Handak ku lupakan, tapi susah jua,
Kenangan lawas masih tajaga.

Pre-Chorus
Kau bilang sayang, tapi hilang,
Tinggal janji di ujung malam.

Chorus
Sampai di sini kisahnya,
Cinta kita sudah tak sama.
Kau tinggalkan rasa di dada,
Tapi tak jua hilang bayangmu, sayang.
Andai waktu bisa ku balik,
Handak ku peluk terakhir kali. πŸ’”

Verse 2
Di pasar malam ku lihat wajahmu,
Senyum itu masih sama lembutnya.
Tapi di sampingmu ada dia,
Hatiku rebah, tapi ku pasrah.

Bridge
Hujan turun di atas jembatan,
Bersama air mata kehilangan.
Kau bahagia, itu cukup sudah,
Biar aku yang bawa luka.

Chorus – Reprise
Sampai di sini kisahnya,
Cinta kita sudah tak sama.
Kau tinggalkan rasa di dada,
Tapi tak jua hilang bayangmu, sayang.

Outro
Tatakung ku di pinggir sungai,
Hanya tinggal rindu, takkan sampai. 🌧️

Comments

Popular posts from this blog

Daftar Karya Lagu

Karya ke - 1

Karya ke - 3