Karya ke - 38
Rindu Ini Tak Bertuan
“Rindu Ini Tak Bertuan” adalah lagu balada melayu modern yang menggambarkan perasaan rindu yang tak lagi memiliki arah. Lagu ini menceritakan seseorang yang terjebak dalam kenangan masa lalu—saat cinta yang pernah mekar kini hanya tinggal bayang dan mimpi sepi. Dengan lirik penuh makna dan suasana emosional yang lembut, lagu ini membawa pendengar pada perjalanan batin antara kehilangan, penyesalan, dan kesetiaan yang masih tersisa di hati.
Lagu ini menjadi simbol bahwa meski dunia berubah dan teknologi mengambil peran dalam seni, rasa rindu dan cinta tetap menjadi bahasa yang universal — abadi dalam setiap nada dan kata. Aransemen balada yang lembut berpadu dengan vokal hangat menghadirkan nuansa yang menyentuh hati.
Verse 1
Surat lama di tangan kanan
Tinta pudar, nama kau terbaca
Angin senja menyusup perlahan
Membawa debu kenangan lama
Verse 2
Kursi kayu masih berderit
Di tempat kau duduk dulu menunggu
Kopi dingin, cerita tak selesai
Kini hanya aku dan bayanganmu
Pre-Chorus
Waktu tak berhenti
Tapi hati ini mati di sini
Chorus
RINDU INI TAK BERTUAN!
BERLAYAR TANPA HALUAN!
Cinta yang dulu bersemi
Kini tinggal mimpi sepi
Verse 3
Lampu jalan mulai menyala
Menyinari jalan yang kau lalui
Langkahku tak berani mengejar
Karena kau sudah punya hidup baru
Pre-Chorus
Aku tahu, tak layak lagi
Mengetuk pintu yang sudah tertutup
Chorus
RINDU INI TAK BERTUAN!
BERLAYAR TANPA HALUAN!
Cinta yang dulu bersemi
Kini tinggal mimpi sepi
Bridge
Kadang kau muncul di antara hujan
Di bisikan daun, di desau angin
Tapi aku diam, tak memanggil
Karena rindu ini... tak punya alamat
Chorus
RINDU INI TAK BERTUAN!
TERPENJARA DALAM KENANGAN!
Walau kau jauh di mata
Hatiku tetap setia
Chorus
RINDU INI TAK BERTUAN!
BERLAYAR TANPA HALUAN!
Cinta yang dulu bersemi
Kini tinggal mimpi sepi
Rindu ini… tak bertuan…
Comments
Post a Comment