Karya ke - 68
“Topeng Dilema” adalah lagu tentang perjuangan menahan rasa dan dilema batin.
Ketika seseorang harus tersenyum di depan dunia, padahal hati berteriak dan topeng yang dipakai retak, hanya Tuhan yang tahu kebenaran di baliknya.
VERSE 1
Langkahku berat menapak pagi
Hati menjerit, tapi senyum tetap tersaji
Perutku berbisik dalam diam
Kepalsuan menari di setiap senyum yang ku pakai
Lalu tawa berbalut sunyi
Dalam riuh, aku sendiri
Menahan amarah, menahan kecewa
Menyulam bahagia yang rapuh di ujung jiwa
CHORUS
Aku pura-pura bahagia
Di balik topeng yang retak ini
Dilema menjerat jiwa
Mau lari tapi tak bisa pergi
Aku pura-pura bahagia
Hanya Tuhan yang tahu
VERSE 2
Jam-jam berat menumpuk di dada
Harapan kecil tersesat di lorong sepi
Kata-kata manis kini jarang bersua
Aku belajar menahan rasa yang tak terdengar
Setiap napas penuh kepalsuan
Setiap langkah terseret beban
Dan aku tersenyum pada dunia
Padahal hati meneteskan hujan
CHORUS
Aku pura-pura bahagia
Di balik topeng yang retak ini
Dilema menjerat jiwa
Mau lari tapi tak bisa pergi
Aku pura-pura bahagia
Hanya Tuhan yang tahu
BRIDGE
Mimpi ringan terselip di antara sunyi
Aku ingin lepas dari semua ini
Tapi janji menahan kaki
Menjadi rantai yang lembut tapi nyata
CHORUS (AKHIR)
Aku pura-pura bahagia
Di balik topeng yang retak ini
Dilema menjerat jiwa
Mau lari tapi tak bisa pergi
Aku pura-pura bahagia
Hanya Tuhan yang tahu
Hak cipta ©2026 Indra Yansyah
Comments
Post a Comment