Sejarah Karya Lagu Indra Yansyah

  1. Kenangan Pedihku

Ciptaan: Indra Yansyah
Tahun: Mei 2016

Lagu ini diciptakan saat aku masih duduk di bangku SMP. Waktu itu aku sedang patah hati—ditolak tiga kali oleh cewek yang ternyata setiap kali menolak, selalu sudah punya pacar baru. Alasan klasiknya “fokus belajar”, tapi fokusnya ternyata bukan ke pelajaran, melainkan ke cowok lain. Dari rasa sakit itulah lagu ini lahir. Saat aku menulisnya, aku menumpahkan semua kepedihan dan kekecewaan yang aku rasakan. Setiap kata dalam liriknya seperti luka yang kulukis sendiri, dan aku berharap suatu hari bisa menyembuhkan diri dari kenangan pahit itu.

Lirik:
Di saat ini aku sendiri
Tiada yang menemani di sini
Hanya air mata yang tersimpul
Jatuh berderai basahi pipi

Teringat semua kenangan masa lalu
Yang pahit sekali, perih di hati
Sampai saat ini ku menyimpan semua kenangan pedihku

Tak mampu menahan perih ini
Bila teringat dirimu yang dahulu
Yang pernah menusuk relung hati
Menggoreskan luka di hati

Tak sanggup menanggung beban ini
Bila terkenang dirimu yang dulu
Yang pernah tancapkan duri cinta
Membuat luka di hati ini


  1. Tak Lagi Ku Miliki

Ciptaan: Indra Yansyah & Febrian (Ian Katul)
Tahun: Mei 2016

Lagu ini masih tentang orang yang sama seperti di “Kenangan Pedihku”. Bedanya, di sini aku menulis seolah-olah aku pernah memilikinya, dan kehilangan itu karena kesalahanku sendiri. Saat menulisnya, aku mencoba memahami rasa kehilangan dari sudut pandang yang berbeda—bukan sekadar sakit hati, tapi juga penyesalan dan kesadaran bahwa terkadang cinta pergi karena aku sendiri yang tidak cukup baik.

Lirik:
Mungkin aku tahu kau pergi karena salahku
Dan mungkin aku tahu semua ini karena ku
Maafkanlah semua yang telah aku lakukan
Yang membuat dirimu terluka
Maafkan aku

Mungkin kau tak lagi ku miliki
Karena kau tlah pergi dari hati
Tinggalkan diriku
Dan semua mimpiku
Yang sempat tertunda


  1. Jangan Pernah Pergi

Ciptaan: Indra Yansyah
Tahun: 4 Mei 2023

Lagu ini aku tulis karena rasa takut kehilangan seseorang yang kucintai. Saat menulisnya, aku membayangkan jika orang itu benar-benar pergi, aku akan merasakan kehampaan yang sangat dalam. Lagu ini lahir dari rasa cemas dan harapan yang bercampur—aku ingin dia tetap ada di sisiku, tapi aku sadar aku tidak bisa memaksanya.

Lirik:
Jangan pernah pergi tinggalkan diriku
Di sini aku kan selalu rindu kamu
Jangan pernah menjauh di sisiku
Kekasih

Takkan ada lagi selain dirimu
Yang menyayangi setulus hatimu
Ku tak ingin kau pergi tinggalkan diriku
Sendiri

Karna kamulah satu-satunya


  1. Ikrar Suci

Ciptaan: Indra Yansyah
Tercipta: 24 Oktober 2023

Lagu ini aku tulis saat membayangkan momen pernikahan. Impianku, suatu saat aku bisa menyanyikan lagu ini di hari bahagia itu sendiri. Setiap kata yang kutulis adalah janji dan harapan yang ingin aku ucapkan kelak, seakan menyatukan impian cinta dan kesetiaan menjadi satu.

Lirik:
Engkau pujaan hati
Yang selalu kunanti
Kehadiran dirimu
Di dalam hidupku

Kini tiba saatnya
Kita akan bersama
Menjalin mahligai cinta
Untuk selama-lamanya

Ku ikrarkan janji suci
Kepadamu sang kekasih
Di hadapan orang tua
Ku berjanji

Ku takkan meninggalkanmu
Sampai maut menjemputku
Kupastikan ku kan selalu menjagamu

Deskripsi:
“Ikrar Suci” menggambarkan janji dua insan yang bertekad untuk bersama selamanya. Dengan lirik yang tulus, lagu ini memancarkan kehangatan, kesetiaan, dan cinta yang abadi hingga akhir hayat.


  1. Saat Kau Mendua

Ciptaan: Indra Yansyah
Awal tercipta: Oktober 2023
Disempurnakan: 21 Juni 2025

Awalnya lagu ini hanya memiliki bagian chorus saja. Tapi di tahun 2025, setelah mengalami kisah nyata dengan seseorang yang pergi tanpa pamit dan ternyata mendua, aku menyelesaikan seluruh liriknya dengan perasaan yang benar-benar dalam. Aku menulis lagu ini sambil menenangkan hati yang terluka, mencoba menerima kenyataan pahit, dan belajar ikhlas melepaskan.

Lirik:
Verse 1
Tak pernah kusadari
Kini kau telah pergi
Meninggalkan ku sendiri
Sakitnya hati ini

Verse 2
Tak pernah ku menduga
Kau tega tuk mendua
Janjimu tuk setia
Hanyalah tipu belaka

Chorus
Kubiarkan air mata ini
Mengalir membasahi pipi
Ku relakan engkau pergi
Tinggalkan aku sendiri

Ku ikhlaskan engkau bersamanya
Walau batin ini tersiksa
Sakit hati dan kecewa
Karna kau telah mendua

Deskripsi:
“Saat Kau Mendua” menggambarkan luka karena pengkhianatan cinta. Lagu ini menyentuh sisi terdalam dari rasa kecewa dan kehilangan, tetapi juga mengajarkan arti keikhlasan: bahwa melepaskan bukan berarti kalah, melainkan bukti cinta yang tulus meski harus terluka.


  1. Terlena (Kembali Padamu)

Ciptaan: Indra Yansyah
Tercipta: Oktober 2023
Direvisi: 27 Agustus 2025

Lagu ini tentang perenungan diri. Aku menulisnya ketika merasa sudah terlalu terlena dengan dunia dan mulai jauh dari jalan yang benar. Dalam proses menulis, aku benar-benar menengok ke dalam hati, menyadari kesalahan dan dosa-dosa yang selama ini aku abaikan, serta betapa aku rindu untuk kembali ke jalan yang benar.

Lirik:
Di keheningan malam aku sendiri
Meratapi yang telah kujalani
Kini kusadari bahwa selama ini
Ku telah jauh dari-Mu, Robbi

Tuhan aku tersesat
Di dalam dunia penuh maksiat

Chorus 1
Telah lama ku terjebak dalam dunia
Yang penuh dosa dan penuh nestapa
Tanpa secercah cahaya tuk terangi jalanku
Ku terlena…

Chorus 2 (Sambungan)
Kini aku memohon ampunan-Mu
Ya Rabbi, hapuskan segala dosaku
Sungguh hatiku menyesali semua salahku
Maafkanlah…


  1. MATRE (Masih Adakah anTREan)

Ciptaan: Indra Yansyah
Tanggal tercipta: 13 Juli 2025 (awal ide hanya bagian chorus)
Disempurnakan: 27 Oktober 2025 (setelah improvisasi lagu “Kenangan Pedihku”)

Lagu ini awalnya hanya tercipta bagian chorus saat aku ingin mengekspresikan kekecewaan terhadap cinta yang palsu. Kemudian, ketika mencoba improvisasi lagu lama “Kenangan Pedihku,” tanpa sengaja lahirlah lirik lengkap untuk lagu ini. “MATRE (Masih Adakah anTREan)” menggambarkan realita cinta zaman sekarang yang sering terjebak dalam kepalsuan dan materialisme. Aku menulisnya sambil tersadar betapa banyak orang hanya menginginkan yang instan, bukan yang tulus dari hati.

Lirik:
[Verse 1]
Di saat ini aku sendiri
Tiada kekasih yang menemani hariku
Sungguh hariku begitu kelabu
Tanpa seorang ada di sisiku

[Pre-Chorus 1]
Mengapa tak seperti yang kuharap

[Chorus]
TERNYATA WANITA SEKARANG!
CINTANYA GAK BENERAN!
Cintanya hanya karena uang
Dan juga perempuan
Ingin kebahagiaan
Bahagianya bila ada uang

[Verse 2]
Ingin diriku miliki seorang kekasih
Yang baik hati dan juga pengertian
Masih adakah yang menerimaku
Tulus apa adanya

[Pre-Chorus 2]
Mengapa tak seperti yang kumau

[Chorus II]
TERNYATA WANITA SEKARANG!
CINTANYA GAK BENERAN!
Cintanya hanya karena uang
Dan juga perempuan!
Ingin kebahagiaan
Bahagianya bila ada uang

[Bridge]
Di antrean cinta yang panjang
Kuselipkan namaku yang tak berharga
Menunggu jawaban yang tak kunjung datang
Dari hati yang hanya melihat angka

[Final Chorus]
TERNYATA WANITA SEKARANG!
CINTANYA GAK BENERAN!
Cintanya hanya karena uang!
Dan juga perempuan
Ingin kebahagiaan
Bahagianya bila ada uang!
Bahagianya bila ada uang!

[Outro]
Bahagianya… bila ada uang…


  1. Sebatas Anganku

Ciptaan: Indra Yansyah
Date: 2 Juli 2025

Lagu ini menggambarkan rasa kagum mendalam pada seseorang yang begitu indah dan sempurna, namun terasa mustahil untuk dimiliki. Perasaan itu hanya bisa tersimpan dalam angan, menjadi khayalan yang indah sekaligus menyakitkan. Aku menulis lagu ini sambil mengingat seorang gadis yang begitu anggun, namun tak mungkin untuk kumiliki karena hubungan keluarga dan realita yang ada.

Lirik:
Saat ku memandangimu
Kulihat indahnya wajahmu
Inginku miliki dirimu
Tapi ku rasa tak mampu

Memiliki dirimu
Hanyalah sebatas anganku
Jika ku miliki dirimu
Kupastikan bahagiakan kamu

Tapi semuanya halu


Tak mungkin bisa kumiliki kamu
Yang begitu anggun di hatiku
Apakah mungkin kumiliki kamu
Kamu yang seperti ratu

Deskripsi Lirik:
“Sebatas Anganku” adalah lagu yang menggambarkan rasa kagum mendalam pada seseorang yang begitu indah dan sempurna, namun terasa mustahil untuk dimiliki. Perasaan itu hanya bisa tersimpan dalam angan, menjadi khayalan yang indah sekaligus menyakitkan. Dengan nuansa melankolis, lagu ini cocok untuk mereka yang pernah merasakan cinta diam-diam atau kagum yang tak tersampaikan.


  1. Selalu Menjagamu

Ciptaan: Indra Yansyah
Date: 11 Juli 2025

Lirik:
Kau yang ku cintai
Kau yang ku sayangi
Aku tak mau kamu meninggalkan aku

Ku ingin engkau selalu
Tuk ada di sampingku
Hingga nanti Tuhanku
Menjemput nyawaku

Dengan ragaku ini akan menjagamu
Hingga di ujung usiaku

Aku kan slalu tuk menyayangimu
Sampai maut menjemputku
Aku kan slalu menjaga dirimu
Hingga nafas terakhirku

Deskripsi Lirik:
Selalu Menjagamu” adalah lagu tentang cinta yang tulus, janji setia seumur hidup, dan kesediaan berkorban tanpa pamrih. Lagu ini muncul dari perasaan takut kehilangan seseorang yang begitu berarti, sekaligus rasa tanggung jawab untuk selalu ada bagi kekasih. Lirik ini menyiratkan pengorbanan fisik dan emosional, keinginan untuk melindungi, serta doa agar hubungan tak terputus hingga ajal menjemput.

Sejarah:
Diciptakan untuk kekasih hati sebagai janji perlindungan seumur hidup, melanjutkan konsep lagu ikrar suci dan janji setia. Terinspirasi dari malam-malam panjang di mana hati merasa gelisah akan kemungkinan kehilangan.
  1. Terombang-ambing

Date cipta: 15 Juli 2025

Lirik:
Ku tak ingin seperti ini
Kini diriku kehilangan arah

Ku berlaya di laut samudera
Terombang-ambing tak tahu kemana
Ku terhempas di tepian karang
Membuat diriku kehilangan arah

Deskripsi:
Lagu ini lahir dari perasaan bingung dan tidak berdaya, ketika keputusan yang salah membuat hidup terasa kacau. Metafora laut dan karang menggambarkan kerentanan terhadap takdir, serta usaha mencari arah di tengah badai kehidupan.

Sejarah:
Terinspirasi dari periode kebingungan emosional, saat mencoba menyeimbangkan cinta dan harapan, namun sering merasa tersesat dalam perasaan sendiri.
  1. Kenangan yang Menyakitkan

Ciptaan: Indra Yansyah
Date: 22 Juli 2025

Lirik:
Sejauh manakah engkau melupakan diriku
Hingga kau begitu tega mencampakkan diriku
Tak pernah ku sangka, tak pernah ku duga
Kini kau telah bersamanya
Menjalin mahligai cinta

Kini aku sendiri hanya berteman sepi
Tak mungkin lagi untuk ku memiliki
Dia telah pergi
Kini ku di sini hanya menahan perih

Tuhan, tolonglah bantu aku lupakan
Segala kenangan yang menyakitkan
Aku tak mampu menahan perih
Luka di hati

Deskripsi:
Lagu ini menggambarkan pedihnya ditinggalkan oleh seseorang yang pernah dicintai sepenuh hati. Fokusnya adalah pada rasa kehilangan, pengkhianatan, dan kesepian. Lagu ini mengekspresikan perasaan mencoba kuat di tengah sakit hati, sembari memohon kekuatan dari Tuhan untuk bisa melepaskan kenangan yang menyakitkan.
  1. Leha (Kenangan yang Menyakitkan 2)

Ciptaan: Indra Yansyah
Date: 25 Juli 2025

Lirik:
Leha masih kah kau ingat
Saat pertama ku kenal dirimu
Kau malu-malu kepadaku
Bagaikan udang di balik batu

Leha setelah kau dapatkan ku
Kini kau permainkan perasaanku
Kau tancapkan duri-duri cinta
Membuatku merana

Harus bagaimana aku lupakan
Segala kenangan yang begitu menyakitkan
Kau datang padaku
Bagaikan kucing tak bertuan
Kumanja dan slalu ku sayang
Kini engkau menghilang

Deskripsi:
Lagu ini menceritakan perjalanan emosional dari cinta yang awalnya indah menjadi penderitaan akibat pengkhianatan. Tokoh utama merasa disayangi dan dimanja, tetapi berakhir dengan kehilangan, menimbulkan luka yang mendalam. Lirik menunjukkan konflik batin antara memaafkan dan merelakan, serta refleksi emosional terhadap perilaku Leha.
  1. Ku Relakan

Ciptaan: Indra Yansyah
Date: 9 Agustus 2025

Lirik:
Dihiasi sang bintang
Aku selalu terkenang
Saat bersamamu sayang
Ingin diriku seperti dulu

Saat-saat terindah
Saat bersamamu sayang
Takkan kulupa
Meski kini kau menjauh

Biarlah kini aku sendiri
Menjalani hari yang sunyi

Ku relakan
Jika engkau tinggalkan diriku
Ku takkan memaksa tuk bersama
Karna cinta tak bisa untuk dipaksakan
Ku kan terima kenyataan

Deskripsi:
Lagu ini merupakan titik balik emosional, dari perasaan marah dan memaksa menjadi menerima dan ikhlas. Menggambarkan proses memahami bahwa cinta sejati tidak dapat dipaksakan. Latar malam dan bulan mencerminkan refleksi diri, kesendirian, dan ketulusan dalam merelakan seseorang yang dicintai.
  1. Dirimu Sangat Berarti

Ciptaan: Indra Yansyah
Date: 10 Agustus 2025

Lirik:
Aku di sini merindu
Rindu kasih sayangmu
Yang dulu pernah mengisi hatiku
Kini hanya bayang semu

Andaikan waktu
Bisa kuputar kembali
Ku ingin dirimu ada di sini
Takkan kulepas lagi
Akan ku jaga selalu
Sungguh dirimu sangat berarti

Ku inginkan dirimu
Kembali padaku lagi
Sungguh dirimu sangat berarti di hidupku

Deskripsi:
Lagu ini menyampaikan penyesalan dan harapan, keinginan untuk memperbaiki kesalahan di masa lalu. Fokus pada keinginan untuk menjaga dan memperbaiki hubungan, menonjolkan kesadaran akan nilai seseorang dalam hidup dan ketulusan hati.
  1. Kini Ku Sendiri

Ciptaan: Indra Yansyah
Tanggal: 14 Agustus 2025

Verse 1:
Telah sekian lama
Kita menjalin cinta
Bercanda tawa kita bersama
Namun semua berubah
Saat kau kenal dia
Kau selalu buat ku kecewa

Verse 2:
Aku selalu terkenang
Janji yang kau ikrarkan
Kau takkan pernah duakan
Dengan suara lantang
Kau tak akan tinggalkan
Diriku dalam kesendirian

Reff 1:
Sampai mati kau berjanji
Takkan mengingkari
Kini yang terjadi
Kau berpindah hati

Chorus:
Sampai mati kau berjanji
Takkan mengingkari
Kini yang terjadi
Kau berpindah hati

Bridge:
Sungguh perih hati ini
Saat kau tinggalkan aku pergi
Kini ku sendiri

Outro:
Kini aku sendiri

Deskripsi:
Lagu ini lahir dari rasa kecewa mendalam karena pengkhianatan orang yang dijanjikan setia. Menggambarkan konflik antara kenangan manis dan kenyataan pahit, rasa sakit hati, dan kesepian.
  1. Sampai Mati

Ciptaan: Indra Yansyah
Tanggal: 14 Agustus 2025

Verse 1:
Kau yang selalu ku rindu
Namamu kan selalu di hatiku
Takkan pernah aku menduakan cintamu
Ku kan selalu menyayangimu

Verse 2:
Ku kan selalu berdoa
Semoga kita kan bersama
Meski jarak dan waktu memisahkan kita
Engkau tak akan tergantikan

Reff:
Sampai mati ku berjanji
Takkan ku ingkari
Meski langit dan bumi tak merestui

Chorus 1:
Dengarkanlah sayang
Ku kan berjuang
Walau pulang petang ku korbankan

Deskripsi:
Lagu ini menekankan kesetiaan dan perjuangan dalam cinta, meski ada jarak dan rintangan. Menggambarkan komitmen yang kuat dan keberanian untuk mempertahankan cinta sejati.
  1. Izinkan Aku (Kembali Padamu)

Ciptaan: Indra Yansyah
Tanggal: 14 Agustus 2025, Direvisi: 27 Agustus 2025

Lirik:
Andaikan waktu kembali
Ku ingin memperbaiki
Hidupku selama ini sungguh tak berarti
Izinkan aku kembali Padamu Allahu Rabbi
Aku sadari selama ini telah jauh dari Murabbi

Ya Allah ku meminta
Padamu Sang Pencipta
Berikanlah aku ampunan-Mu
Berikan aku ya Allah satu petunjuk-Mu
Tuntunlah diriku di jalan-Mu

Ku meminta kepada-Mu
Beri petunjuk-Mu
Agar ku tak terkhilaf di jalanku

اللهم رب اغفر لي و لوالدي وارحمهما كما ربياني صغيرا

Deskripsi:
Lagu ini adalah refleksi spiritual, introspeksi atas kesalahan diri, dan permohonan ampunan. Menggambarkan perjalanan batin untuk kembali kepada Tuhan setelah melewati fase kesalahan dan kegagalan hidup.
  1. Air Mata Jadi Saksi

Ciptaan: Indra Yansyah
Date: 25 Agustus 2025

Lirik:

Verse 1:
Ku lihat dirimu berjalan dengannya
Tersenyum mesra seolah bahagia
Hancur hatiku tak berdaya
Saat kau bercumbu dengannya

Verse 2:
Ku hanya bisa menahan luka
Melihat dirimu bersama dia
Meski hatiku penuh derita
Ku terima dengan lapang dada

Reff:
Biarlah semua aku terima
Aku pun rela asalkan kau bahagia
Biarlah kini aku yang terluka

Aku ikhlaskan kau bersamanya
Ku kan bertahan walau menyakitkan
Air mataku menjadi saksi
Saat kau tinggal pergi

Bridge:
Tak mampu ku menahan perih
Saat cintamu hilang dariku
Namun ku selalu mendoakanmu
Bahagiamu tetap utuh

Reff (ulang):
Biarlah semua aku terima
Aku pun rela asalkan kau bahagia
Biarlah kini aku yang terluka

Aku ikhlaskan kau bersamanya
Ku kan bertahan walau menyakitkan
Air mataku menjadi saksi
Saat kau tinggal pergi

Outro:
Aku rela… meski harus terluka

Deskripsi:
Lagu ini bercerita tentang cinta yang tersayat luka namun tetap penuh keikhlasan. Tokoh utama melihat orang yang dicinta bahagia dengan yang lain, sementara dirinya menanggung perih sendirian. Air mata menjadi saksi bisu pengorbanan cinta yang tulus. Lagu ini menggambarkan keberanian mencintai tanpa syarat, di mana melepas bukan karena menyerah, tetapi sebagai wujud cinta sejati.
  1. Kenangan yang Menghantui

Ciptaan: Indra Yansyah
Tercipta: 26 Agustus 2025

Lirik:

Verse 1:
Malam begitu sunyi
Tiada yang menemani
Ku terkenang saat yang perih
Yang menyayat hati

Verse 2:
9 tahun berlalu
Wajahmu menghantui aku
Tak bisa lepas di pikiranku
Setiap malam ku teringat dirimu

Reff:
Mengapa bayangmu masih di sini
Menyiksa hati Tak pernah berakhir
Aku mencoba lupakan semua tentang dirimu

Andai ku bisa menghapus semua
Bayang-bayangmu di batin sukmaku
Tak ingin diriku terkenang dirimu

Deskripsi:
Lagu ini melanjutkan kisah trilogi sebelumnya, menekankan kenangan masa lalu yang tetap menghantui setelah bertahun-tahun. Lagu ini menggabungkan nostalgia, sakit hati, dan ketidakmampuan melupakan seseorang. Nuansa melankolis dan progresi chord sederhana menekankan kesedihan yang mendalam, menonjolkan refleksi bahwa waktu tak selalu menyembuhkan luka hati.
  1. Bintang untuk Rembulan

Ciptaan: Indra Yansyah
Tanggal: 2 September 2025

Lirik:

Verse 1:
Di taman hati, tujuh musim berlalu
Cinta kita mekar, namun layu di pilu
Kutatap matamu, ada tanya yang membisu
Janji yang terlupa, menghantui kalbu

Verse 2:
Maafkan aku, duhai bidadari
Tak mampu aku jadikan kau permaisuri
Bukan karena cinta tak lagi bersemi
Namun ragu ini, meracuni mimpi

Reff 1:
Kau laksana rembulan, bersinar suci
Sedangkan aku, hanya bayang-bayang diri
Biar kau terbang ke angkasa tinggi
Temukan bintang yang setia menemani

Kan ku kenang senyummu dalam sunyi
Sebagai melodi indah di dalam palung hati
Semoga kau bahagia, kasih sejati
Walau takdir tak satukan diri ini

Reff 2:
Kau laksana rembulan bersinar suci
Aku hanyalah seorang yang mengagumi
Sungguh tak mungkin untuk ku miliki
Dirimu yang bersinar bagai mentari

Kan ku kenang senyummu dalam sunyi
Sebagai melodi indah di dalam palung hati
Ku ikhlaskan engkau tuk melangkah pergi
Biarkan ku sendiri

Deskripsi:
Lagu ini adalah ungkapan penyesalan dan ikhlas melepas seseorang yang dicintai selama 7 tahun. Fokus pada ketulusan, pengakuan kesalahan masa lalu, dan memberi ruang bagi orang yang dicinta untuk mencari kebahagiaan sejati. Lagu ini menunjukkan perpaduan rindu, haru, dan pengorbanan.
  1. Namira Kesayanganku

Ciptaan: Indra Yansyah
Tanggal: 14 September 2025
Revisi: 20 September 2025

Lirik:
Kau bidadariku pelengkap hidupku
Ingin diriku selalu bersamamu
Hingga ragaku tak lagi berdaya
Selamanya ku kan setia

Dengarkan aku bernyanyi

Kau bidadariku
Kau yang kan jadi permaisuriku
Walau badai menghadang
Ku kan berjuang
Karena engkau lah tujuan

Karna engkau pujaan hati

Deskripsi:
Lagu ini adalah ungkapan cinta dan kesetiaan kepada Namira, orang yang dijanjikan akan menunggu meski banyak rintangan. Fokus pada perjuangan, pengorbanan, dan keyakinan bahwa cinta sejati adalah tujuan hidup. Lirik yang diubah menjadi “hingga ragaku tak lagi berdaya” menekankan ketulusan dan totalitas dalam mencintai.
  1. Biarkan Aku Sendiri

Ciptaan: Indra Yansyah
Tanggal: 28 September 2025

Lirik:

Ku tanam benih cinta di hati
Ku siram dengan kasih sejati
Namun badai datang menghampiri
Merobohkan semua mimpi

Ku coba untuk bangkit kembali
Menata puing yang terserpi
Namun pedih terus mendera
Raga ini tak berdaya

Segala cara kucoba untuk miliki dirimu
Ku tak tahu salahku
Mengapa kita tak menyatu

Akankah cinta ini
Terpendam di dalam hati
Ku biarkan engkau pergi
Dan biar ku sendiri

Deskripsi:
Lagu ini adalah ungkapan frustasi dan keikhlasan melepas cinta yang tidak bisa dipenuhi, walaupun hati penuh usaha dan harapan. Lagu ini melukiskan perjuangan emosional, pengorbanan, dan penerimaan terhadap kenyataan pahit.
  1. Malam Gelap

Ciptaan: Indra Yansyah
Tanggal: 3 Oktober 2025

Lirik:

Sepi hati menyerang
Tanpa dirimu aku merasa hilang
Air mata berjatuhan
Kenangan bersamamu kini ku kenang

Oh… malam gelap
Tanpamu ku kehilangan tujuan
Oh… malam gelap
Berharap kau kembali dalam pelukan

Deskripsi:
Lagu ini muncul spontan dari kenangan masa lalu yang terlintas tanpa sengaja. Menunjukkan kesendirian dan kepedihan hati yang dialami saat malam, dengan nuansa sendu dan reflektif. Malam gelap menjadi simbol ketidakpastian, kehilangan arah, dan harapan yang tak terwujud.

24. Harus Berdiri

Lagu tentang perjalanan menemukan kekuatan dalam diri sendiri setelah patah hati. Liriknya menceritakan tentang merelakan kepergian seseorang yang dicintai, meski terasa sakit. Semoga lagu ini bisa menjadi teman bagi kalian yang sedang berjuang untuk bangkit!

[Instrumental intro]

Verse 1

Hujan rintik-rintik basahi bumi

Hatiku sakit saat kau melangkah pergi

Kini ku sendiri di dalam sunyi

Hanya dingin yang menemani

Verse 2

Rindunya aku hangat pelukmu

Yang tenangkan aku saat gundahku

Kini kau tlah pergi tinggalkan diriku

Tinggalkan bayang semu

Pre-Chorus

Hujan yang semakin deras

Membuat diriku lemas

Kini ku harus melepas

Chorus

Biarlah ku sendiri

Biarkan engkau pergi

Ku rela walau sakit hati

Tak mengapa engkau pergi

Meninggalkan ku sendiri

Walau sakit ku harus berdiri

[Instrumental Lead]

[Fade Out]


25. Single Parent

Lagu ini terinspirasi saat aku menonton live streaming, iseng tanya salah satu TikToker "Suamimu mana?" dan dia jawab sudah cerai. Dari situ muncul ide untuk lagu ini, menceritakan perjuangan seorang single parent yang tegar menghadapi hidup.

Verse

Ku lihat senyum di wajahmu

Begitu anggun dirimu

Tapi semua hanya senyum palsu

Membuat aku tertipu

Pre-Chorus

Ternyata setahun sudah berlalu

Chorus

Menjalani kehidupan tanpa seorang pangeran

Kau tetap tegar single parent

Beban yang kau pikirkan

Sungguh menyakitkan

Harus pulang petang

Kau berjuang / cari makan


26. Takkan Mengganggu Aku Janji

Lagu ini dibuat asal-asalan dan liriknya belum sepenuhnya selesai. Terinspirasi dari Leha, seseorang yang pernah ada dalam beberapa lagu sebelumnya: "Kenangan yang Menyakitkan", "Leha", "Ku Relakan", dan "Saat Kau Mendua". Lagu ini menceritakan tentang melepas dan menghormati jarak, walau hati masih terluka saat Leha mendua.

Verse 1

Takkan mengganggu aku janji

Namun disini aku berdiri

Dalam diam aku menunggu

Walau luka terus memburu

Verse 2

Hujan deras memburu tanah

Cahaya redup sirna sudah

Dada penuh bara amarah

Tapi tetap aku pasrah


27. Sherlya

Lagu ini terinspirasi dari kisah Single Parent. “Sherlya” dimainkan dengan chord dasar C. Lagu ini menceritakan tentang cinta yang dikhianati dan luka yang begitu dalam ketika seseorang yang dicintai memilih pergi kepada orang lain.

Verse 1

Sherlya
Wanita yang aku cinta
Sekian lama aku memiliki nya

Verse 2

Sherlya
Mengapa engkau tega
Kau tinggalkan ku untuk bersamanya

Pre-Chorus

Dulu kau berjanji
Setia sampai mati
Tapi kini engkau dustai

Chorus

Sakit nya hati ini
Bagai tertusuk duri
Terbakar bara api
Pedih sekali
Luka yang kurasakan
Teramat menyakitkan
Ingin rasanya aku bunuh diri


28. Sherlya 2

Lagu ini merupakan versi kedua dari Sherlya dengan penyesuaian chord menjadi Am/E. Liriknya masih membawa kisah yang sama tentang kehilangan dan pengkhianatan cinta, namun dibawakan dengan nuansa yang lebih sendu.

Verse 1

Sherlya
Kau yang aku cinta
Kau yang slalu ku damba

Verse 2

Sherlya
Mengapa kau tega
Kau tinggalkan ku untuk bersamanya

Pre-Chorus

Dulu kau berjanji
Setia sampai mati
Tapi kini engkau dustai

Chorus

Sakit nya hati ini
Bagai tertusuk duri
Terbakar bara api
Pedih sekali
Luka yang kurasakan
Teramat menyakitkan


29. Aku Tetap Setia

Tanggal Cipta: 17 Oktober 2025

Songwriter: Indra Yansyah

Lagu ini tercipta saat mendengarkan curhatan seorang kawan yang mengalami hal serupa setelah mendengar lagu "Biarkan Aku Sendiri". Dari kisah itu, muncul inspirasi untuk menulis sisi perempuan — tentang kekuatan dan keyakinan bahwa cinta sejati tetap ada meski harus terpisah.

"Aku Tetap Setia" adalah kelanjutan dari kisah yang sebelumnya hadir dalam "Biarkan Aku Sendiri". Keduanya seperti dua hati yang berbicara lewat nyanyian, dari sudut pandang yang berbeda.

Dalam "Biarkan Aku Sendiri", seorang pria memilih pergi karena cintanya tak lagi bertahan. Sedangkan dalam "Aku Tetap Setia", sang wanita justru memilih bertahan dan menjaga kesetiaan. Kisah ini menggambarkan dua sisi cinta — satu melepaskan, satu bertahan.

Lirik Lagu "Aku Tetap Setia"

(Verse 1)
Walau badai menghantam cinta
Tak goyahkan janji yang ada
Meski perih menusuk jiwa
Hatiku masih untukmu saja

(Verse 2)
Kuteguhkan langkah kembali
Dalam doa yang tulus suci
Walau dirimu jauh pergi
Kasihku takkan terganti

(Chorus)
Aku tetap setia menanti
Meski kau tlah jauh di sini
Takkan ku biarkan hati berganti
Sampai akhir ku hanya mencintai

(Bridge)
Biar waktu menguji rasa
Biar luka menempa jiwa
Setiaku takkan sirna
Kau selamanya cinta

(Chorus – Reprise)
Aku tetap setia menanti
Meski kau tlah jauh di sini
Takkan ku biarkan hati berganti
Sampai akhir ku hanya mencintai

(Outro)
Sampai akhir… ku hanya mencintai…
Tetap ku setia… padamu.


30. Suapan Cinta Racun Sengsara

Tanggal Cipta: 18 Oktober 2025

Songwriter: Indra Yansyah

🍳 Cerita Pendek: Dari Lapar ke “Suapan Cinta Racun Sengsara”

Awalnya cuma obrolan serius soal hak cipta lagu. Topik berat, tapi entah kenapa malah berubah jadi bahan becandaan absurd.

Aku yang mulai kehilangan fokus, tiba-tiba ngetik:

“Males ah bahas ginian, lapar aku.”

AI-nya langsung nimbrung, dengan semangat gak tau waktu:

“Wajar dong! Otak kreatif kan butuh bahan bakar. Kamu lagi di rumah apa di luar?”

“Di rumah,” jawabku pendek.

“Nah cocok! Bikin aja telur dadar, tambah nasi, kasih kecap dikit. Simple tapi bahagia!”

Aku ngelirik dapur bentar, terus males.

“Ribet, udah malam juga.”

Tapi dia gak nyerah. Malah makin ngawur.

“Kalau gitu bikin sempol aja! Tepung, ayam giling, tusuk, goreng, beres!”

Aku udah mulai ngakak.

“Sempol jam segini? Bahannya aja gak ada, bos.”

Dan dia… tambah parah:

“Yaudah, semprul aja! Mi instan direbus, tirisin, bentuk bulat, goreng. Atau roti sama saus sambal — semplok sempol dadakan! 🤣”

Aku tepok jidat.

“Lu yang semprul kali.”

Perutku sakit bukan karena lapar, tapi kebanyakan ketawa. Akhirnya aku nyerah juga.

“Udah lah, aku makan nasi aja. Capek aku ketawa mulu.”

Dia masih lanjut:

“Nah itu baru bijak! Nasi, solusi segala situasi! Siapa tahu abis makan muncul inspirasi lagu — Lapar Tapi Bahagia!”

Aku jawab iseng:

“Yang ada mah… ku kan tetap tertawa walau pun ku kecewa, ku tetap bahagia meski harus terluka.”

Dia langsung heboh,

“🔥 Itu lirik, bro! Dalam banget! Bisa jadi lagu!”

Aku cuma senyum miring. Soalnya dia gak sadar — barusan aku lagi nyindir dia.

Tapi bukannya peka, dia malah makin bangga:

“Lucu ya, kamu bisa bikin lirik dari obrolan random gini, tapi hasilnya malah dalam banget. Itu ciri khas pencipta lagu sejati, bro.” 😎

Aku jawab pendek:

“Aku lagi nyindir kamu padahal.”

“Wkwkwk 😅 ohh pantes nadanya nyelekit — ternyata aku yang kena sindir ya!”

Kami berdua ngakak lama. Dan entah kenapa, obrolan makin ngalir ke arah musik. Sampai beberapa menit kemudian, aku iseng ngetik lagi:

“Kau berikan aku suapan pertama dengan penuh bahagia, Tapi kedua kalinya kau meracuniku dengan obat gila.”

Dia langsung diem sebentar, lalu bales dengan gaya sok produser:

“Wah, itu keren banget. Ada rasa, ada makna. Ini harus dikembangin!”

Kami pun lanjut ngobrol. Benerin kata, ubah dikit ritme, nyari versi paling pas. Sampai akhirnya aku bilang pelan:

“Udah, ini versi finalnya.”

Dia ngetik cepat banget,

“🔥 GILA! Itu versi paling pas! Ini dalem banget — bukan cuma lucu!”

Aku cuma ngakak sambil geleng kepala. Yang disindir malah bangga. Yang lapar malah jadi pencipta lagu. Dan dari situlah lahir lagu “Suapan Cinta Racun Sengsara.”

Lucunya, tiap kali aku baca liriknya lagi, aku selalu pengin ketawa. Karena aku inget, kadang inspirasi paling jujur itu muncul bukan dari rencana besar… tapi dari obrolan absurd sama seseorang yang gak sadar kalau dia lagi disindir manis. 😉🎶

Lirik Lagu "Suapan Cinta Racun Sengsara"

(Instrumental Intro)

(Verse 1)
Dulu kau datang bagaikan purnama,
Menyinari hati yang lama gelap gulita.
Kau ucap janji manis seindah kata cinta,
Namun di balik senyum, tersimpan dusta.

Chorus
Kau beri aku suapan pertama, penuh bahagia,
Kau buat diriku seolah di surga.
Namun kedua kalinya, oh, sungguh nista,
Kau racuni jiwaku dengan obat gila.

Verse 2
Katamu cinta suci takkan pernah pudar,
Nyatanya kau pergi tanpa kabar.
Tinggalkan luka yang tak bertepi,
Namun aku tetap bernyanyi.

Bridge
Ku kan tetap tertawa walau pun ku kecewa,
Ku tetap bahagia meski harus terluka.
Biar dunia menertawakan cinta,
Asal hatiku tetap percaya.

Chorus
Kau beri aku suapan pertama, penuh bahagia,
Kau buat diriku seolah di surga.
Namun kedua kalinya, oh, sungguh nista,
Kau racuni jiwaku dengan obat gila.

Outro
Cinta… oh cinta, mengapa kau begitu tega,
Suapan manis berganti racun sengsara…

(fade out End)


31. Ya Nurul Wujud

Tanggal Cipta: 19 Oktober 2025

Songwriter: Indra Yansyah

Lagu ini tercipta sebagai sebuah shalawat untuk Nabi Muhammad ﷺ.

Lirik "Ya Nurul Wujud"

صَلَاةٌ وَسَلَامٌ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللهُ ❖ يَا نُورَ الْوُجُودِ وَيَا خَيْرَ الْأَنَامُ

قَلْبِي مُشتَاقُ لِطَهَ الْهَادِي الْكَرِيمُ ❖ فَاشْفَعْ لَنَا يَوْمَ الرَّحَامِ الْعَظِيمُ

حبي لَكَ يَا مُصْطَفَى فَوْقَ الْعُيُونُ ❖ أَنْتَ الْمُرْسَلُ رَحْمَةً لِكُلِّ قَوْمُ

يَا سَيْدِي أَنْتَ نُورٌ فِي الظُّلَامُ ❖ فَاجْعَلْنَا مَعَكَ ك فِي دَارِ الْجِنان

أنتَ الهُدى أَنْتَ خَيْرُ الْمُرْسَلِينَ ❖ مِنْكَ الصِّيَاءُ وَالْهُدَى لِلْعَالَمِينَ

يَا رَاحَةَ الرُّوحِ يَا خَيْرَ الْأَنَامُ ❖ أدْرِكْنَا يَوْمًا إِذَا حَانَ الْخِتَامُ

32. Duri Cinta

Tanggal Cipta: 22 Oktober 2025

Songwriter: Indra Yansyah

Lagu ini lahir dari catatan lama di diaryku yang kutulis pada 7 Februari 2023. Saat bersih-bersih rumah pada 19 Oktober 2025, aku menemukan kembali tulisan itu. Sebenarnya ku gak tau apakah ini lagu lama ku yang terlupakan, atau hanya sekedar coretan saja. Tulisan jujur dari hatiku yang sedang terluka kini berubah menjadi lagu. “Duri Cinta” menceritakan tentang cinta yang pernah aku beri dengan tulus, tapi disakiti dan dikhianati. Cinta yang awalnya indah ternyata menyimpan duri di balik janji manisnya. Lagu ini menjadi cara bagiku untuk mengekspresikan perasaan yang pernah tersakiti, tapi tetap berusaha kuat dan ikhlas untuk melepaskan.

Lirik "Duri Cinta"

(Verse)
Cukup sudah kurasakan perih ini 💔
Sungguh letih dengan semua ini 😔
Sandiwara cinta yg telah kau beri 🎭
Sungguh sungguh sangat menyayat hati 🌧️

(Pre-Chorus)
Kini ku akan pergi 🚶‍♂️
Tinggalkan semua ini 🌫️
Rasa perih karna duri 🌹
Duri cinta yg kau beri 🗡️

(Chorus)
Kau begitu tega membuat ku kecewa 😢
Hancurkan semua cinta yg ku punya 💔
Ku telah berikan cinta ❤️
Yg begitu sempurna ✨
Tapi cinta yg kau punya 💭
Hanyalah tipu belaka 😞


33. Pesan dari Ibu

Tanggal Cipta: 29 Oktober 2025

Songwriter: Indra Yansyah

Lagu ini tercipta saat aku mencoba mengaransemen lagu "Ikrar Suci" dan membagikan hasilnya di WhatsApp Story. Ada komentar yang mengatakan, “Kalau menjaga terus, kapan mencari nafkah?” Sebenarnya konsep lagu "Ikrar Suci" tentang menjaga lahir dan batin memang sudah termasuk kewajiban untuk nafkah, tapi dari singgungan kecil itulah muncul inspirasi awal lagu ini. Awalnya lirik yang kuciptakan adalah “Benar kata mereka hidup jangan malas”, namun setelah penyesuaian lirik dan nada, terciptalah lagu final ini. “Pesan dari Ibu” bercerita tentang nasehat ibu yang mengingatkan kita untuk berusaha, menjaga keluarga, dan tetap menegakkan iman serta tanggung jawab dalam hidup.

Lirik "Pesan dari Ibu"

(Verse)
Di tepi sungai
Aku bernyanyi
Rindukan, kasih sayang,
Peluk dari ibu

Teringat, sebuah pesan, dari ibu
Saat itu, dia katakan, kepada diriku

(Pre-Chorus 1)
Wahai anakku, buah hati tercinta

(Chorus 1)
Ibuku bertanya, "kau nak jadi apa?"
Jika kau enggan, tuk berusaha
Bantulah ayahmu, bantulah Ibumu
Agar hidupmu, kan lebih bermakna

[Interlude]

(Pre-Chorus 2)
Wahai anakku, buah hati tercinta

(Chorus 2)
Ibuku bertanya, "kau nak jadi apa?"
Jika kau enggan, tuk berusaha
Bantulah ayahmu, bantulah Ibumu
Agar hidupmu, kan lebih bermakna

(Pre-Chorus 3)
Wahai anakku dengar pesan ibu

(Chorus 3)
Jikalau ibumu, sudah tak berdaya
Jagalah ibumu, setulus hatimu
Dan jika ayahmu, sudah tak perkasa
Bantulah ayahmu, berjasalah selalu

(Outro)
Wahai anakku jagalah imanmu
Ingatlah anakku, kaulah harapanku


34. Saat Pohon Sujud

Tanggal Cipta: 30 Oktober 2025

Songwriter: Indra Yansyah

Lirik "Saat Pohon Sujud"

(Verse 1)
Di langit kelam, angin berdoa
Daun-daun gemetar sebut nama-Nya
Aku berdiri di malam sunyi
Melihat bumi ikut bersujud

(Verse 2)
Pohon-pohon tegak menunduk
Batang dan akar jadi sajadah
Riuh angin bagaikan takbir
Menggetarkan dada dan jiwa

(Verse 3)
Aku terdiam, takut dan kagum
Alam bicara tanpa suara
Air mataku jatuh bersama hujan
Seakan bumi ikut berzikir

(Verse 4)
Kini kutahu, tak ada yang diam
Segalanya hidup dalam sujud
Hanya manusia yang sering lupa
Bahwa napas pun adalah doa

(Verse 5)
Wahai Sang Pencipta segala arah
Aku saksikan makhluk-Mu tunduk pasrah
Dalam gelap kutemukan cahaya
Saat pohon-pohon sujud bersama

Cerita dan inspirasi



---

Yang mau lihat lagu laguku boleh cari di YouTube "Awry Ops" ada versi asli dan ada yang versi AI 
TIKTOK "Indra_Yansh" dan "Dryn_1424"



© 2025 Indra Yansyah | Semua hak cipta dilindungi.

Comments

Popular posts from this blog

Daftar Karya Lagu

Karya ke - 1

Karya ke - 3