Posts

Showing posts from 2026

Karya ke - 78

Adinda Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 9 Maret 2026 Deskripsi "Adinda" adalah lagu perpisahan yang penuh keikhlasan. Lagu ini menggambarkan seseorang yang harus pergi lebih dulu, meninggalkan orang yang dicintainya. Namun perpisahan itu bukan akhir, karena doa dan kenangan akan tetap menyatukan mereka hingga suatu hari nanti dipertemukan kembali. Lirik Verse Adinda, maaf ku harus pergi Waktu memanggilku lebih dulu hari ini Bukan ku ingin meninggalkanmu sendiri Tapi jalanku kini menuju Ilahi Pre-Chorus Jangan tangisi langkahku nanti Doakan saja aku dari sini Chorus Adinda, bila kau rindu padaku Pandanglah langit malam yang biru Di sana doa kita bertemu Meski ragaku tak lagi di sisimu Adinda, maaf ku harus pergi Langkahku kini menuju syurga Ilahi Simpan kenangan kita di hati Sampai nanti kita bertemu kembali Hak cipta ©2026 Indra Yansyah ← Karya Sebelumnya Daftar Isi Karya Selanjutnya →

Karya ke - 77

Saat Waktu Pulang Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 8 Maret 2026 Deskripsi "Saat Waktu Pulang" adalah lagu refleksi tentang perjalanan hidup manusia. Di tengah kesibukan dan dunia yang sementara, lagu ini mengingatkan bahwa setiap orang pada akhirnya akan kembali. Bukan harta yang dibawa, tetapi kebaikan, doa, dan jejak langkah yang akan menjadi bekal ketika waktu pulang itu tiba. Lirik Verse 1 Di sunyi malam aku terdiam, Menghitung langkah yang tlah kujalani. Hari-hari datang dan pergi, Namun waktu tak pernah kembali. Verse 2 Kadang hati lupa arah, Terbawa dunia yang sementara. Sampai satu bisikan datang, Mengingatkan semua akan pulang. Pre-Chorus Jika nanti waktuku berhenti, Dan nafasku tak lagi di sini. Apakah cukup semua yang kuberi, Untuk bekal di perjalanan nanti. Chorus Saat waktu memanggilku pulang, Tak ada harta yang bisa kubawa. Hanya doa dan jejak langkah, Yang akan menemani selamanya. Saat tirai hidup tertutup nanti, S...

Karya ke - 76

Tak Ada Harapan Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 7 Maret 2026 Deskripsi Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang harus berkata jujur kepada orang lain yang terus berharap padanya. Perasaan yang tidak pernah diminta membuatnya harus menegaskan bahwa cinta tidak bisa dipaksakan. Lagu ini menggambarkan keberanian untuk mengatakan kebenaran meskipun menyakitkan. Lirik Verse Harus berapa kali ku katakan Tak ada sedikitpun harapan Kau terus datang membawa rasa Yang tak pernah ku minta Pre-Chorus Maaf jika harus ku jelaskan lagi Hatiku tak pernah memilihmu Chorus Berhentilah berharap padaku Jangan lagi kau tunggu Aku tak bisa mencintaimu Walau kau terus menunggu Jangan buang waktumu lagi Carilah yang benar mencintai Karena di hatiku ini Tak ada tempat untukmu lagi Hak cipta ©2026 Indra Yansyah ← Karya Sebelumnya Daftar Isi Karya Selanjutnya →

Karya ke - 75

Cinta Tanpa Makna Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 6 Maret 2026 Deskripsi Lagu ini menggambarkan hubungan yang masih berjalan namun telah kehilangan makna. Dua orang tetap bersama, tetapi kedekatan terasa jauh. Percakapan masih ada, namun tidak lagi memiliki arti. Cinta yang tersisa hanya kata-kata tanpa rasa, seperti cerita yang kehilangan jiwanya. Lirik Verse Kita jalan tanpa arah Bicara tapi tak bermakna Dekat namun terasa jauh Seolah hati tak lagi utuh Pre-Chorus Apa arti semua ini Jika rasa tak lagi pasti Chorus Ini cinta tanpa makna Hanya kata tanpa rasa Kita ada tapi hampa Seperti cerita tanpa jiwa Hak cipta ©2026 Indra Yansyah ← Karya Sebelumnya Daftar Isi Karya Selanjutnya →

Karya ke - 74

Masih Merindu - Indra Yansyah Masih Merindu Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 28 Februari 2026 Lirik Lagu Malam ini ku terkenang padanya lagi Rasaku ini tak pernah mati Dalam hati ku inginkan dia tuk kembali Dalam hidupku takkan ku lepas dia untuk pergi Kan ku jaga dia sepenuh hati Ku kan berjanji takkan menyakiti Takkan pernah ku ulang lagi Kisah itu takkan terjadi Hak Cipta ©2026 Indra Yansyah ← Karya Sebelumnya | Daftar Isi | Karya Selanjutnya →

Karya ke - 73

Jangan Tambah Lukanya - Indra Yansyah Jangan Tambah Lukanya Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 27 Februari 2026 Lirik Lagu Verse 1 Lihat garis di wajahnya Bukan karena usia semata Itu doa yang tak pernah putus Untuk anak yang kadang lupa Verse 2 Tangan kasar yang bekerja Tak pernah mengeluh lelah Kita malah sibuk meminta Tanpa tanya kabarnya Pre-Chorus Apa sulit sedikit saja Mengerti hati yang menjaga? Chorus Jangan tambah lukanya Jangan buat ia kecewa Kalau belum bisa membahagiakan Jangan dulu menyakitinya Dia tak minta harta Tak tuntut balasan apa-apa Cuma ingin lihat anaknya Hidup baik dan bahagia Verse 3 Suatu hari nanti kau sadar Saat kursinya mulai kosong Sesal datang tanpa bisa ...

Karya ke - 72

Delusionship. - Indra Yansyah Delusionship. Tanggal Cipta: 26 Februari 2026 Pencipta: Indra Yansyah Deskripsi Lagu Delusionship. menggambarkan situasi ketika seseorang menaruh harapan yang terlalu tinggi dan menciptakan hubungan dalam pikirannya sendiri, padahal tidak pernah ada komitmen ataupun janji yang diberikan. Liriknya menyoroti bagaimana sapaan biasa, tawa ringan, atau percakapan sederhana bisa disalahartikan menjadi tanda cinta. Lagu ini menjadi pengingat bahwa tidak semua kedekatan berarti perasaan, dan tidak semua perhatian adalah janji. Dengan nada sindiran yang halus namun tegas, lagu ini menyampaikan batas: jangan berharap terlalu jauh pada sesuatu yang sejak awal tidak pernah dijanjikan. Karena harapan yang dibangun sendiri, bisa menjadi luka yang ditanggung se...

Karya ke - 71

Belahan Jiwaku - Indra Yansyah Belahan Jiwaku Tanggal Cipta: 25 Februari 2026 Pencipta: Indra Yansyah Deskripsi Lagu Belahan Jiwaku memiliki keterkaitan dengan karya-karya sebelumnya, yaitu Ikrar Suci , Cinta Abadi , Namira Kesayanganku , dan Selalu Menjagamu . Jika lagu-lagu sebelumnya berbicara tentang janji, ketulusan, dan kesetiaan dalam menjaga cinta, maka Belahan Jiwaku adalah bentuk penggenapannya. Lagu ini menggambarkan dua insan yang telah dipersatukan, berjalan bersama menghadapi suka dan duka. Liriknya penuh komitmen dan kehangatan, menegaskan bahwa cinta bukan hanya tentang kebahagiaan, tetapi tentang kesiapan untuk tetap berdiri bersama saat badai datang. Sebuah pernyataan cinta yang matang, dewasa, dan penuh tanggung jawab. Lirik Verse 1 ...

Karya ke - 70

Man Jadda Wajadda - Indra Yansyah Man Jadda Wajadda Tanggal Cipta: 24 Februari 2026 Pencipta: Indra Yansyah Deskripsi Lagu ini lahir bertepatan pada hari meninggalnya KH Hasan Basri, saat tersebar sebuah nasihat beliau yang berbunyi: “kamu bekerja sungguh sungguh, padahal rezeki sudah di atur. Harusnya tidak perlu lah bersungguh sungguh, kalau lupa sama sang pencipta” Lagu Man Jadda Wajadda menjadi refleksi atas nasihat tersebut. Rezeki memang telah Allah tetapkan dan tidak akan tertukar, namun manusia tetap diperintahkan untuk berikhtiar. Kesungguhan tidak boleh membuat lupa kepada Sang Pencipta, dan tawakal tidak boleh menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Melalui liriknya, lagu ini menegaskan keseimbangan antara kerja keras dan hati yang berserah. Ikhtiar dan tawakal berjalan beriringan, ...

Karya ke - 69

Haruskah Aku Mati - Indra Yansyah Haruskah Aku Mati Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 24 Februari 2026 Deskripsi Lagu Haruskah Aku Mati masih berupa penggalan lirik yang menggambarkan perasaan cinta yang terabaikan. Judulnya bukan tentang kematian secara harfiah, melainkan ungkapan kekecewaan yang mendalam karena perasaan tulus tak pernah dipahami. Liriknya berbicara tentang seseorang yang terus menunggu untuk dimengerti, mempertanyakan sampai kapan perasaannya diabaikan. Ada rasa lelah, kecewa, namun tetap tersimpan ketulusan yang tidak berubah. Lagu ini menggambarkan cinta yang sudah berlabuh, tetapi tak pernah benar-benar diterima. Emosi dalam lagu ini kuat, penuh tanya dan harap, seakan-akan hanya kehilangan besar yang mampu membuat seseorang menyadari arti sebuah ketulusan. ...

Karya ke - 68

Topeng Dilema - Indra Yansyah Topeng Dilema Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 24 Februari 2026 “Topeng Dilema” adalah lagu tentang perjuangan menahan rasa dan dilema batin. Ketika seseorang harus tersenyum di depan dunia, padahal hati berteriak dan topeng yang dipakai retak, hanya Tuhan yang tahu kebenaran di baliknya. VERSE 1 Langkahku berat menapak pagi Hati menjerit, tapi senyum tetap tersaji Perutku berbisik dalam diam Kepalsuan menari di setiap senyum yang ku pakai Lalu tawa berbalut sunyi Dalam riuh, aku sendiri Menahan amarah, menahan kecewa Menyulam bahagia yang rapuh di ujung jiwa CHORUS Aku pura-pura bahagia Di balik topeng yang retak ini Dilema menjerat jiwa Mau lari tapi tak bisa pergi Aku pura-pura bahagia Hanya Tuhan yang tahu VERSE 2 Jam-jam berat menumpuk di dada Harapan kecil tersesat di lorong sepi Kata-kata manis kini jarang bersua Aku belajar menahan rasa yang tak terdengar Setiap napas penuh kepalsuan Setia...
Daftar Karya Indra Yansyah © 2026 Indra Yansyah – All Rights Reserved Daftar Karya Indra Yansyah Kenangan Pedihku Tak Lagi Ku Miliki Jangan Pernah Pergi Ikrar Suci Saat Kau Mendua Terlena "Kembali Padamu" MATRE "Masih Adakah Antrean" Sebatas Anganku Selalu Menjagamu Terombang-ambing Kenangan yang Menyakitkan Kenangan yang Menyakitkan 2 "Leha" Ku relakan Dirimu sangat berarti Kini Ku Sendiri Sampai Mati Izinkan Aku "Kembali Padamu" Air Mata Jadi Saksi Kenangan Yang Menghantui Bintang untuk Rembulan Namira Kesayanganku Biarkan Aku Sendiri Malam Gelap Harus Berdiri Single parent Takkan Mengganggu Tapi Tetap Menunggu Sherlya Sherlya 2 Seolah Aku Tak Ada Aku Tetap Setia Suapan Cinta Racun Sengsara Shalawat 'Ya Nurul Wujud' Duri Cinta Tatakung Rangkul yang Sejalan Disaat Sendiri Kawan Kok Kayak Bintang Rindu Tak Bertuan Namamu di Hati Pesan ...

Karya ke - 67

Bertahan - Indra Yansyah Bertahan Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 24 Februari 2026 “Bertahan” adalah lagu tentang perjalanan dalam kesunyian, tentang luka yang tak mematahkan, tentang jatuh yang tak menghentikan langkah. Sebuah kisah tekad untuk tetap berdiri, walau sendiri, demi mimpi dan keyakinan pada takdir yang lebih baik. Verse 1 Ku melangkah di jalan sepi, Meninggalkan semua yang pergi. Meski luka masih terasa, Ku percaya ini jalannya. Chorus Ku kan bertahan walau sendiri, Mengejar mimpi yang belum pasti. Air mata jadi saksi, Langkahku takkan kembali. Verse 2 Pernah ku jatuh, pernah ku hilang, Namun ku tetap berjuang. Setiap luka jadi pelajaran, Untuk ku bangkit dari keterpurukan. Chorus Ku kan bertahan walau sendiri, Mengejar mimpi yang belum pasti. Air mata jadi saksi, Langkahku takkan kembali. Bridge Walau dunia tak berpihak lagi, Ku percaya takdir ini suci. Di balik hujan ada pelangi, Ku akan terus berdiri. Cho...

Karya ke - 66

Syair di Ujung Hari - Indra Yansyah Syair di Ujung Hari Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 24 Februari 2026 “Syair di Ujung Hari” adalah perenungan tentang ambisi yang terlalu riuh, tentang langkah yang sibuk mengejar dunia hingga lupa arah pulang. Di ujung hari, saat malam menjadi cermin, lagu ini mengajak kembali menatap diri — menyadari kelalaian, merapikan retak, dan mengingat bahwa ada Yang Maha Menghitung di atas segala hitungan manusia. Verse 1 Berapa fajar kulepas tanpa nama Mata terbuka, jiwa masih terpejam Kupahat ambisi di dinding hari Namun arah kompas retak dalam diam Langkahku riuh di pasar dunia Menawar mimpi sampai lupa pulang Kupeluk bayang-bayang pujian Sementara cahaya kutinggal di belakang Chorus Berapa banyak yang terlalaikan Hingga hati menjadi asing Aku menghitung segala kehilangan Namun lupa pada Yang Maha Menghitung Verse 2 Jam berputar seperti saksi tua Mencatat jeda yang tak kusadari Doa-doa gugur seb...

Karya ke - 65

Friska - Indra Yansyah Friska Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 24 Februari 2026 Lagu ini bercerita tentang kekaguman yang tumbuh secara diam-diam pada seseorang — dalam lagu ia disebut Friska, tapi nama itu hanyalah fiktif. Kekaguman ini bukan sekadar karena parasnya, tapi karena ketenangan yang ia bawa. Rasa itu tak berani dimiliki, hanya mampu dikagumi dari kejauhan, lalu dibiarkan hidup dalam bentuk lagu. Verse 1 Pertama kali ku melihatmu Ku terdiam, ku terpaku Bukan hanya tentang parasmu Tapi caramu menenangkanku Verse 2 Kau hadir tanpa ku duga Menyapa dengan senyuman Sejak hari itu hatiku Tak lagi sama Pre-Chorus Mungkin aku bukan siapa-siapa Tak sempurna di matamu Chorus Friska… izinkanku kagum padamu Walau mungkin ku tak pantas di sisimu Friska… namamu selalu menggangguku Di setiap malam panjangku Ku sebut namamu dalam rinduku Verse 3: Andai kau tahu isi hatiku Yang diam-diam memujamu Tak pernah berani ku bicara Takut kau menjauh ...

Karya ke - 64

Takdir-Nya - Indra Yansyah Takdir-Nya Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 23 Februari 2026 Lagu religi tentang kepasrahan kepada Tuhan, keyakinan bahwa di setiap kesulitan ada kemudahan, serta harapan bahwa takdir-Nya selalu membawa kebaikan. Verse 1 Hidupku ini kuserahkan pada-Mu Tuhan Ku terima, aku pasrah Atas semua takdir dari-Mu Verse 2 Semua ini mungkin sudah jalan takdir-Nya Kita manusia jangan pernah lupa Untuk slalu menyebut nama-Nya Pre-Chorus Tuhan telah berfirman Bahwa kesulitan pasti ada kemudahan Chorus Jangan pernah menyerah dan berputus asa Kita manusia tak sempurna Yakinlah pasti ada jalan untuk kita Suatu saat kita kan bahagia Verse 3 Jika hari ini kau merasa tak bahagia Mungkin engkau lupa Pada Yang Kuasa Yang mengatur semua tentang kita ©2026 Indra Yansyah ⟨ ☰ ⟩

Karya ke - 63

M.A.N.T.A.N – Manis Awalnya, Nafsu Tutup Akhirnya Nestapa M.A.N.T.A.N – Manis Awalnya, Nafsu Tutup Akhirnya Nestapa Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 22 Februari 2026 Deskripsi Lagu & Proses Penciptaan Lagu M.A.N.T.A.N – Manis Awalnya, Nafsu Tutup Akhirnya Nestapa menggambarkan kisah cinta yang bermula dengan manis dan penuh janji, namun berakhir dengan kekecewaan dan kehilangan. Kepercayaan dan pengorbanan yang diberikan sepenuh hati berubah menjadi luka ketika janji kesetiaan tak lagi ditepati. Lagu ini menyuarakan penyesalan, sindiran, sekaligus refleksi atas hubungan yang dibangun atas nama cinta namun runtuh karena nafsu dan ketidakmampuan bertahan. Lirik [Verse] Ku ambil semua darimu Yang kau jaga seumur hidupmu Kau bilang itu untukku Karena cinta dan restumu [Pre-Chorus] Kau janji a...

Karya ke - 62

Overtrust Overtrust Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 22 Februari 2026 Deskripsi Lagu & Proses Penciptaan Lagu Overtrust menggambarkan kisah tentang kepercayaan yang diberikan terlalu dalam hingga akhirnya berubah menjadi penyesalan. Janji setia yang dulu diucapkan dengan lantang, perlahan runtuh setelah semua terjadi. Lagu ini membawa nuansa galau, kecewa, dan refleksi diri — tentang kebodohan karena terlalu percaya pada kata-kata manis. Sebuah cerita tentang luka yang lahir dari harapan yang terlalu besar. Lirik [Verse] Dulu kau bilang cinta Dulu kau bilang setia Kuserahkan semua rasa Tanpa sisa, tanpa ragu [Pre-Chorus] Kau janji temani aku Sampai waktu tak menentu Tapi setelah semuanya Kau pergi begitu saja [Chorus] Kau tinggalkan aku setelah semua terjadi Setelah kau dan aku tak lagi suci sendiri Katan...

Karya ke - 61

Jangan Salahkan Aku Jangan Salahkan Aku Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 22 Februari 2026 Deskripsi Lagu & Proses Penciptaan Lagu Jangan Salahkan Aku menggambarkan kekecewaan mendalam terhadap seseorang yang pernah berjanji setia namun memilih pergi. Liriknya menghadirkan dialog tegas kepada masa lalu, mempertanyakan harga diri, janji, dan keberanian untuk bertahan dalam sebuah hubungan. Dengan nada emosional dan penuh sindiran, lagu ini menjadi ungkapan tentang tanggung jawab dalam cinta. Sebuah pesan bahwa ketika keputusan telah diambil dan janji dilanggar, jangan lagi mencari kambing hitam untuk disalahkan. Lirik [Verse] Hai mantan ingatkah engkau Saat aku peluk dirimu Kehormatanmu kesucianmu Tlah kau korbankan untukku [Pre-Chorus] Tapi mengapa kini engkau Pergi tinggalkan diriku [Cho...

Karya ke - 60

Cinta Tak Dianggap Cinta Tak Dianggap Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 11 Februari 2026 Deskripsi Lagu & Proses Penciptaan Lagu Cinta Tak Dianggap merupakan lagu ke-60 karya Indra Yansyah yang tercipta dari sebuah permintaan (request) dari Milda. Lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang selalu hadir, memberi semangat, dan mendukung sepenuh hati, namun keberadaannya seakan tidak pernah benar-benar dilihat. Dengan nuansa galau dan sendu, lagu ini menjadi ungkapan tentang cinta tulus yang tidak dihargai, tentang perjuangan yang berjalan sendiri, dan tentang keputusan berat untuk memilih pergi ketika rasa tidak lagi dianggap berarti. Lirik Ku slalu ada saat kau butuh Semangatkan saat kau jatuh Tapi dirimu tak melihatku Seakan diriku bayang semu Ku simpan rasa ini Sendiri Cinta...

Karya ke - 59

Melempar Batu Sembunyi Tangan Melempar Batu Sembunyi Tangan Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 7 Februari 2026 Deskripsi Lagu & Proses Penciptaan Lagu Melempar Batu Sembunyi Tangan menggambarkan hubungan yang penuh tekanan dan ketidakjujuran. Liriknya menceritakan seseorang yang terus disalahkan dan diperlakukan tidak adil, sementara dirinya memilih diam dan bersabar demi mempertahankan perasaan. Namun kesabaran memiliki batas. Lagu ini menjadi luapan emosi tentang luka yang dipendam, tuduhan yang menyakitkan, dan titik di mana hati akhirnya lelah untuk bertahan. Sebuah pengakuan tegas bahwa diam bukan berarti lemah, dan sabar bukan berarti tak bisa marah. Lirik Engkau yang slalu membuat diriku Patuh dan tunduk Bagaikan ratu itulah dirimu Kau buat diriku Selalu bersalah Melempar batu se...

Karya ke - 58

Doa Setiap Malam Doa Setiap Malam Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 7 Februari 2026 Deskripsi Lagu & Proses Penciptaan Lagu Doa Setiap Malam menggambarkan ketulusan cinta yang selalu disertai doa. Setiap baitnya mencerminkan harapan agar hubungan tetap terjaga dalam kasih sayang dan kesetiaan. Lagu ini lahir dari keyakinan bahwa cinta yang kuat bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang doa yang dipanjatkan kepada Allah agar tetap dipersatukan. Tersirat pula keteguhan hati untuk tetap bersama meski ada ujian, termasuk hadirnya orang ketiga. Lagu ini menjadi simbol cinta yang bersandar pada iman dan harapan. Lirik Setiap malam ku berdoa Pada Allah taala Semoga kita saling sayang dan mencinta Setiap malam ku berdoa S'moga kita kan slalu bersama Takkan terpisahkan Meski nanti ada ...

Karya ke - 57

Tempat Singgah Tempat Singgah Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 29 Januari 2026 Deskripsi Lagu & Proses Penciptaan Lagu Tempat Singgah menggambarkan perasaan seseorang yang telah memberikan seluruh perhatian dan sandaran, namun hanya dianggap sebagai persinggahan sementara. Lirik ini lahir dari rasa kecewa, perjuangan yang tidak dihargai, serta cinta yang tumbuh sendirian tanpa balasan yang sama. Lagu ini membawa pesan tentang ketulusan yang sering kali disalahartikan, dan tentang hati yang belajar menerima kenyataan pahit. Lirik Ku serahkan bahuku Tuk jadi sandaranmu Tapi ternyata ku tempat tuk kau singgah Berat rasa hati ini Terima semua ini Perjuanganku tak dihargai Tak terlintas di hatimu Pikirkan perasaanku Cintaku tumbuh, engkau tlah berlabuh « Karya Sebelumnya Daftar Isi Kar...

Karya ke - 56

Jangan Hinakan Aku Jangan Hinakan Aku Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 17 Januari 2026 Deskripsi Lagu & Proses Penciptaan Lagu Jangan Hinakan Aku menggambarkan suara hati seseorang yang merasa diremehkan karena keadaan hidupnya. Lirik ini lahir dari kegelisahan tentang perbedaan status dan harga diri, namun sekaligus menjadi pengingat bahwa semua manusia setara. Lagu ini membawa pesan ketegasan, bahwa kemiskinan bukan alasan untuk dihina, dan setiap manusia berhak dihargai. Lirik Apalah dayaku aku bukan orang berpunya Tapi jangan kau hina diriku seburuk itu Aku manusia engkaupun manusia Terlahir dari tempat yang hina Jadi jangan kau hinakan lagi diriku ini « Karya Sebelumnya Daftar Isi Karya Karya Selanjutnya »

Karya ke - 55

Setelah Kau Tiada Setelah Kau Tiada Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 30 Desember 2025 Lagu Setelah Kau Tiada menggambarkan rasa kehilangan yang begitu dalam setelah kepercayaan diberikan sepenuhnya kepada seseorang. Lirik ini lahir dari kekecewaan dan luka yang membekas di dada, ketika harapan yang sudah dibangun justru runtuh begitu saja. Lagu ini menjadi ungkapan hati tentang beratnya menerima kenyataan, tentang rasa percaya yang dikhianati, dan tentang kepergian yang meninggalkan ruang kosong dalam jiwa. Lirik Mengapa engkau tega Meninggalkan luka di dada Setelah ku percaya Berat ku terima Kau telah tiada « Karya Sebelumnya Daftar Isi Karya Karya Selanjutnya »