Posts

Showing posts from 2025

Karya ke - 54

Gerimis dan Kenangan Gerimis dan Kenangan Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 10 Desember 2025 Deskripsi Lagu & Proses Penciptaan Lagu Gerimis dan Kenangan tercipta secara spontan saat hujan gerimis turun perlahan. Dalam suasana sepi, sambil memainkan gitar, melodi dan lirik lagu ini mengalir dengan sendirinya. Gerimis menjadi pemantik kenangan dan rasa rindu yang mendalam, hingga akhirnya membentuk sebuah lagu tentang kehilangan, kerinduan, dan harapan untuk kembali. Lirik Verse Gerimis turun perlahan Mengingatkanku pada kenangan Yang begitu menyakitkan Tak bisa ku lupakan Pre-Chorus Dia yang ku sayang Kini telah menghilang Chorus Dimana kau berada Kasih ku tercinta Aku merindukan dirimu Kembalilah sayangku dalam pelukku Sepi hariku tanpa kamu « Karya Sebelumnya Da...

Karya ke - 53

SAEBAH SAEBAH Tgl Cipta: 3 Desember 2025 Pencipta: Indra Yansyah Deskripsi “SAEBAH” lahir saat hujan deras mengguyur — dari satu baris lirik sederhana, “Hujan turun begitu derasnya” , dan sebuah humming yang membuka alur melodi. Lagu ini tercipta spontan: humming itu berkembang jadi bait, lalu kisah teman di sampingku memberi arah cerita. Nama di lagu sempat diperdebatkan—Serlya, Rania, Syafira—tetapi akhirnya suara dan ritme mendorong untuk tetap memakai nama Saebah , karena terasa paling pas secara musikal dan emosional. Lirik seperti “kau undang aku di pernikahanmu” memang tajam dan mengandung kejanggalan, tapi justru itulah yang memberi pukulan emosional pada lagu ini — menegaskan rasa dikhianati dan kehilangan. Lagu ini bukan sekadar curahan hati pribadi; ia menggabungkan momen hujan, kebersamaan, dan konflik kecil soal nama menjadi sebuah kisah cinta yang pahit namun otentik. Judul sementara: SAEBAH Catatan pencipta: Lahir spontan dari hummi...

Karya ke - 51

Jangan Pergi Jangan Pergi Deskripsi Lagu ini sebenarnya nadanya sudah diciptakan pada tahun 2016 oleh teman saya bernama Febrian atau Ian Katul. Lagu ini pernah memiliki lirik full namun kini sebagian lupa, hanya bagian chorus yang masih diingat. Lagu ini tercipta tidak sengaja saat mencoba mencari lirik untuk lagu "Maaf Sayang" dan malah tercipta lagu baru dengan chorus utuh ciptaan teman saya. Lirik Verse 1 Dengarkanlah sayang Ada sesuatu yang ingin ku sampaikan Pada dirimu, hanya padamu Duhai kekasihku Verse 2 Ku mohon padamu Jangan tinggalkan ku Sungguh diriku tak bisa hidup tanpamu Hanya dirimu selalu di hatiku Engkau pujaan ku Chorus Jangan kau pergi (meninggalkanku) Tetaplah disini (menemaniku) Ku ingin selalu (mencintaimu) "Sampai akhir nafas hidupku" Navigasi Karya sebelumnya Daftar isi Karya selanjutnya Kredit Lagu & lirik: ©2...

Karya ke - 50

Maaf Sayang — Indra Yansyah Maaf Sayang Tanggal: 30 November 2025  •  Pencipta: Indra Yansyah Deskripsi Lagu Maaf Sayang adalah ungkapan perasaan terdalam tentang cinta yang tulus namun harus dilepaskan. Awalnya, lagu ini hanya lahir dari sepenggal lirik pada bagian reff—sebuah permintaan maaf sederhana namun menyakitkan, yang mencerminkan keputusan untuk mundur bukan karena cinta telah hilang, melainkan karena kesadaran bahwa diri ini tak mampu untuk memiliki. Seiring waktu dan perjalanan batin sang pencipta, kisah dalam lagu ini akhirnya menemukan bentuknya yang utuh. Pada 16 Januari 2026, seluruh verse selesai ditulis, menjadikan lagu ini lengkap sebagai sebuah cerita tentang kenangan, janji, dan keikhlasan. Lagu ini menggambarkan dua insan yang pernah saling menemani dalam suka dan duka, pernah berjanji menunggu, namun pada akhirnya harus menerima kenyataan bahwa cinta tidak selalu berakhir dengan kebersama...

Karya ke - 49

Sembilu Luka Karya Sebelumnya Daftar Isi Karya Selanjutnya Sembilu Luka Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 20 November 2025 Deskripsi Lagu ini sebenarnya sudah lama diciptakan, dengan bagian verse yang pertama kali dibuat pada tanggal 2 Juli 2025 dan diunggah di TikTok ( link video ) dengan judul awal "Saat Terindah" . Pada 20 November 2025 lagu ini akhirnya dilengkapi menjadi versi utuh yang berjudul "Sembilu Luka" . Lirik Verse 1 Saat terindah yang kurasakan Kini telah sirna menjadi kenangan Kau telah pergi tinggalkanku sendiri Kau tancapkan duri yang menusuk relung hati Pre-Chorus Sembilu luka yang kau berikan Chorus Sakitnya hati ini Perihnya luka ini Kini ku sendiri, ku tertatih Instrumental Verse 1 (Repeat) Saat terindah yang kurasakan Kini telah sirna menjadi kenangan Kau telah pergi tinggalkanku sendiri Kau tancapkan duri yang menusuk relung hati Pre-Chorus Sembil...

Karya ke - 48

Kamu Selalu di Hati — Indra Yansyah ⏮ Karya Sebelumnya 🏠 Daftar Isi ⏭ Karya Selanjutnya Kamu Selalu di Hati Pencipta: Indra Yansyah · Tanggal Cipta: 14 November 2025 Deskripsi Lagu ini merupakan versi baru dan pengembangan dari karya sebelumnya yang berjudul "Saudara Sejati" . Jika karya sebelumnya mengangkat tema persaudaraan dan keteguhan dalam menghadapi rintangan, maka versi terbaru ini berfokus pada cinta yang tetap bertahan meski jarak dan badai menghadang. Melodi dan suasananya dibuat lebih personal, lembut, dan emosional, tanpa menghilangkan ciri khas gaya penulisan aslimu. Verse 1 Langit malam jadi saksi Keringat jatuh di bumi Langkah kaki takkan berhenti Demi cinta yang abadi Pre-Chorus Walau badai datang menghadang Takkan membuatku tumbang Chorus Kamu selalu di hati Tak akan pernah terganti Satu r...

Karya ke - 47

Kami Saudara Sejati — Indra Yansyah ⏮ Karya Sebelumnya 🏠 Daftar Isi ⏭ Karya Selanjutnya Kami Saudara Sejati Pencipta: Indra Yansyah · Tanggal Cipta: 14 November 2025 Deskripsi singkat "Kami Saudara Sejati" adalah lagu yang lahir dari rasa persaudaraan dan keteguhan hati. Lagu ini menceritakan tentang perjalanan bersama, tekad menghadapi rintangan, dan keyakinan bahwa persaudaraan sejati lebih kuat daripada perbedaan jalan hidup. Liriknya menekankan semangat kolektif—bahwa dalam gelap sekalipun, ada ikatan yang menjaga dan menguatkan. Musik pengiringnya idealnya bernuansa anthemik, dengan ritme marching ringan, kord-kord terbuka, dan bagian instrumental yang memberi ruang bagi vokal untuk mengangkat semangat kebersamaan. Langit malam jadi saksi Keringat jatuh di bumi Langkah kaki takkan berhenti Demi janji dalam hati Walau badai d...

Karya ke - 46

Biarlah Ku Berlari - Indra Yansyah Biarlah Ku Berlari "Biarlah Ku Berlari" lagu original karya Indra Yansyah, lahir dari inspirasi berbagai lirik sebelumnya dan refleksi pribadi tentang cinta, pengkhianatan, dan keberanian untuk melepaskan. Songwriter: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 12 November 2025 Awalnya lagu ini tercipta dari iseng bermain progresi chord C G Am F, terinspirasi dari pengalaman lucu sepupu yang selalu mencari sinyal di tiang listrik dengan lirik awal "kulihat kau bersandar di tiang itu". Dari lirik yang rumit itu, aku mencoba membuat lirik baru dengan mengambil unsur dari karya sebelumnya, khususnya verse 1 dan verse 2 yang terinspirasi dari lirik "Saat Kau Mendua" . Akhirnya lahirlah lirik final ini. Lagu ini tentang perjalanan seseorang yang mengalami pengkhian...

Karya ke - 45

Cinta Abadi Cinta Abadi Ciptaan: Indra Yansyah Tercipta: 11 November 2025 Lagu “Cinta Abadi” terinspirasi dari nuansa dan makna yang pernah kutulis dalam lagu “Ikrar Suci.” Meski memiliki warna dan lirik yang berbeda, keduanya lahir dari perasaan yang sama — tentang ketulusan cinta dan janji untuk setia hingga akhir. Dalam Cinta Abadi , kisahnya lebih dalam dan emosional, menggambarkan cinta yang tetap hidup meski waktu terus berjalan. Suara pop rock yang hangat berpadu dengan emosi jujur, menjadikannya lagu yang menggambarkan arti cinta sejati yang tak pernah pudar. [Verse 1] Tertulis kisah cinta kita Yang begitu indah Tak bisa dilupa Pernah ku ukir di hatiku Sebuah namamu Sebagai permaisuriku [Chorus] Di hari ini ku berjanji Kepadamu sang kekasih Dihadapan saksi tak kan ku ingkari Ku kan setia sampai mati! Di hari ini ku berjanji Kepadamu sang kekasih Dan ku pastikan kau kan bahagia Bersamaku selamanya! [Verse 2] Lan...

Karya ke - 44

Cinta Tak Berdusta — Indra Yansyah Cinta Tak Berdusta Pencipta: Indra Yansyah • Tanggal tercipta: 7 November 2025 Deskripsi Lirik Kredit Deskripsi: Aku terinspirasi dari lagu latar permainan Free Fire, di mana nuansa heroik dan emosi terasa kuat di setiap nadanya. Dari situ aku mencoba berimprovisasi dan mengubah semangat tersebut menjadi kisah cinta yang jujur dan penuh keberanian. “Cinta Tak Berdusta” bercerita tentang ketulusan perasaan yang tidak goyah oleh waktu, tentang cinta yang tetap menyala meskipun dunia berubah. Lagu ini adalah perjalanan hati—tentang seseorang yang mencintai tanpa topeng, tanpa pura-pura, dan tetap berpegang pada janji cinta sejati. [Verse 1] Lampu malam belum sepenuhnya terang Tapi hati sudah berdebar menunggu Tatap pertama jatuh di antara kita Dan kau—tersenyum hangat di depanku [Verse 2] Bukan janji yang kubawa malam ini Hanya rasa yang j...

Karya ke - 52

Takkan Terganti - Indra Yansyah Takkan Terganti Pencipta: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 2 Desember 2025 Deskripsi: Takkan Terganti adalah lagu baru ciptaan Indra Yansyah yang lahir dari momen spontan saat bermain gitar. Lagu ini menceritakan perasaan cinta yang tulus, kesetiaan, ketakutan kehilangan, dan permohonan agar hubungan tetap bertahan meski menghadapi rintangan. Liriknya menyentuh hati dengan ungkapan sederhana namun penuh makna, menggambarkan seseorang yang menunggu, memuja, dan mengagumi kekasihnya tanpa tergantikan. Lagu ini menghadirkan emosi yang jujur dan alami, membawa pendengar merasakan kehangatan, kerinduan, dan harapan dalam cinta yang setia. Verse 1 Izinkan aku memeluk dirimu Kau yang ku cinta Kau yang ku puja Selalu ku damba Verse 2 Tak ingin aku kehilangan kamu Karna di hatiku hanya ada kamu Duhai kekasihku Pre-Chorus Dengarkanlah sayangku kau takkan terganti Chorus...

Karya ke - 27

Sherlya Sherlya Tanggal tercipta: 12 Oktober 2025 Songwriter: Indra Yansyah Lagu ini terinspirasi dari kisah Single Parent dan perasaan dikhianati. "Sherlya" menggunakan chord dasar C dan mengekspresikan luka mendalam ketika seseorang yang dicintai memilih pergi kepada orang lain. Lagu ini lahir dari refleksi emosional, menunjukkan ketulusan perasaan dan konflik batin antara cinta dan pengkhianatan. Sherlya Wanita yang aku cinta Sekian lama aku memiliki nya Sherlya Mengapa engkau tega Kau tinggalkan ku untuk bersamanya Dulu kau berjanji Setia sampai mati Tapi kini engkau dustai Sakit nya hati ini Bagai tertusuk duri Terbakar bara api Pedih sekali Luka yang kurasakan Teramat menyakitkan Ingin rasanya aku bunuh diri ...

Karya ke - 43

Alam Berdoa Alam Berdoa Songwriter: Indra Yansyah | Tanggal: 1 November 2025 Tercipta lagu ini ada dalam cerita naratif saat pohon sujud . Verse 1 Malam sunyi tanpa suara Pohon tunduk di bawah cahaya Angin berputar membawa nama Yang hanya hati bisa dengar Verse 2 Langit kelam tapi tenang Daun jatuh seperti sembah Aku terpaku dalam diam Melihat bumi bertasbih perlahan Chorus AKU LIHAT ALAM BERDOA! DALAM SUNYI YANG TAK TERDUGA! Segalanya tunduk, segalanya pasrah Aku hanyalah saksi yang lemah Verse 3 Riuh angin jadi lantunan Hujan jatuh seperti amanah Aku menunduk, mata basah Melihat dunia ikut berserah Chorus AKU LIHAT ALAM BERDOA! DALAM SUNYI YANG TAK TERDUGA! Segalanya tunduk, segalanya pasrah Aku hanyalah saksi yang lemah Outro Alam berdoa… aku terdiam… Karya Sebelumnya | Karya Selanjutnya

Karya ke - 42

Kenangan yang Tak Pergi Kenangan yang Tak Pergi Songwriter: Indra Yansyah | Tanggal Cipta: 2 November 2025 Lagu ini lahir saat aku sedang menyanyikan lagu “Kenangan yang Menghantui” , dan tiba-tiba inspirasi baru muncul. Sementara suara dan melodi lama bergema, bayangan kenangan masa lalu hadir begitu kuat, membawaku menulis lirik baru. Kenangan itu seakan menghantui malam-malam sunyi, dan dari situ terciptalah “Kenangan yang Tak Pergi” — ungkapan tentang rindu yang tak bisa dilupakan, walau waktu terus berjalan. Lagu ini menjadi refleksi spontan dari pengalaman pribadi, menyatukan nostalgia, rasa sakit, dan keindahan emosi yang masih tersisa. [Verse 1] Malam ini kembali sepi Tiada Suara selain nafas sendiri Ku buka laci lama yang berdebu Menemukan surat yang tak pernah ku kirim [Verse 2] Sembilan tahun berlalu Namun namamu masih utuh di kertas kuning Tak ku sentuh tapi tak ku buang Setiap malam kau datang tanpa permis...

Karya ke - 41

Saat Pohon Sujud Saat Pohon Sujud Songwriter: Indra Yansyah | Tanggal: 30 Oktober 2025 Tercipta lagu ini ada dalam cerita naratif saat pohon sujud . Verse 1 Di langit kelam, angin berdoa Daun-daun gemetar sebut nama-Nya Aku berdiri di malam sunyi Melihat bumi ikut bersujud Verse 2 Pohon-pohon tegak menunduk Batang dan akar jadi sajadah Riuh angin bagaikan takbir Menggetarkan dada dan jiwa Chorus Wahai Sang Pencipta segala arah Aku saksikan makhluk-Mu tunduk pasrah Dalam gelap kutemukan cahaya Saat pohon-pohon salat bersama Verse 3 Aku terdiam, takut dan kagum Alam bicara tanpa suara Air mataku jatuh bersama hujan Seakan bumi ikut berzikir Chorus Wahai Sang Pencipta segala arah Aku saksikan makhluk-Mu tunduk pasrah Dalam gelap kutemukan cahaya Saat pohon-pohon salat bersama Verse 4 Kini kutahu, tak ada yang diam Segalanya hidup dalam sujud Hanya manusia yang sering lupa Bahwa napas pun adalah doa Cho...

Karya ke - 38

Rindu Ini Tak Bertuan Rindu Ini Tak Bertuan Ciptaan: Indra Yansyah | Tanggal Cipta: 25 Oktober 2025 “Rindu Ini Tak Bertuan” adalah lagu balada melayu modern yang menggambarkan perasaan rindu yang tak lagi memiliki arah. Lagu ini menceritakan seseorang yang terjebak dalam kenangan masa lalu—saat cinta yang pernah mekar kini hanya tinggal bayang dan mimpi sepi. Dengan lirik penuh makna dan suasana emosional yang lembut, lagu ini membawa pendengar pada perjalanan batin antara kehilangan, penyesalan, dan kesetiaan yang masih tersisa di hati. Lagu ini menjadi simbol bahwa meski dunia berubah dan teknologi mengambil peran dalam seni, rasa rindu dan cinta tetap menjadi bahasa yang universal — abadi dalam setiap nada dan kata. Aransemen balada yang lembut berpadu dengan vokal hangat menghadirkan nuansa yang menyentuh hati. Verse 1 Surat lama di tangan kanan Tinta pudar, nama kau terbaca Angin senja menyusup perlahan Mem...

Karya ke - 37

Sahabat Atau Musuh - Indra Yansyah Sahabat Atau Musuh Ciptaan: Indra Yansyah | Tanggal: 25 Oktober 2025 Lagu sindiran lucu tapi pedas, bercerita tentang teman yang berubah setelah sukses. Dulu setia di masa susah, kini sombong di masa senang. Diproduksi sepenuhnya dengan teknologi AI, menghadirkan suara unik dan gaya dangdut satire yang menggelitik. Sebuah karya orisinal dari Indra Yansyah — antara sahabat dan musuh, batasnya setipis senyum palsu. Verse 1 Dulu kita makan sepiring berdua, Sekarang kau lupa, sok jadi raja. Waktu susah kau datang merapat, Sekarang kaya malah lewat-lewat. Chorus 1 Kawan… kok kayak binatang? Dulu manis, sekarang garang! Ngaku sahabat, tapi suka gigit, Mulutnya manis, hatinya licik! Kawan… kok kayak binatang? Mukanya manis, hatinya belang! Kalau ada untung baru datang, Kalau rugi langsung menghilang! Verse 2 Waktu ku jatuh dia tertawa, Katanya sayang, ternyata dusta. Posting bareng biar dibilang akrab, Padahal ...

Karya ke - 36

Disaat Sendiri - Indra Yansyah Disaat Sendiri Songwriter: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 24 Oktober 2025 “Disaat Sendiri” adalah lagu tentang kesepian dan rindu yang lembut namun menusuk hati. Menceritakan seseorang yang masih terjaga saat malam berganti pagi, meratapi hal yang tak pasti, sementara hidup terus berjalan. Lagu ini menggambarkan rindu yang tertahan, kesendirian sehari-hari, dan harapan yang tak tersampaikan. 🌅🤍 Verse 1 Saat malam berganti pagi Ku masih terjaga disini Meratapi hal yang tak pasti Kini ku masih sendiri Verse 2 Mentari bersinar lagi Hangatkan kota ini Aku masih sendiri Menjalani hari yang sunyi Bridge Saat senja mulai menghilang Malam gelap dihiasi bintang Bulan terang begitu menderang Buatku mabuk kepalang Chorus Tak ada kekasih hati Yang menemani dikala sepi Tak ada sandaran hati Yang...

Karya ke - 35

Rangkul yang Sejalan - Indra Yansyah Rangkul yang Sejalan Songwriter: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 24 Oktober 2025 “Rangkul yang Sejalan” adalah kisah tentang langkah, perjuangan, dan ketulusan. Tentang tetap berjalan bersama mereka yang benar-benar searah — dan melepaskan dengan ikhlas yang memilih jalan lain. Lagu ini menggambarkan semangat hidup yang tak selalu mudah, namun tetap dijalani dengan hati yang kuat. 🌧️✨ Verse 1 Langkah ini tak selalu mudah, Batu tajam, hujan pun turun deras. Tak semua yang dulu berjanji, Masih di sini, tetap berdiri. Pre-Chorus Namun ku tak berhenti berjalan, Meski sendiri, ku tetap bertahan. Chorus Rangkul yang mau sejalan, Selebihnya hati-hati di jalan. Perjuangan tak butuh banyak teman, Cukup satu yang setia di medan. Karena yang sejati, tak pergi di tengah jalan. Verse 2 Peluh jatuh di bawah sinar me...

Karya ke - 34

Tatakung - Indra Yansyah Tatakung Songwriter: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 23 Oktober 2025 “Tatakung” adalah sebuah perjalanan hati — kisah tentang diam, kehilangan, dan kenangan yang tak mau pergi. Dalam bahasa Banjar, tatakung berarti genangan air. Namun di lagu ini, tatakung menjadi simbol hati yang termenung — menampung sisa cinta yang belum sempat mengalir pergi. Lagu ini menggambarkan suasana reflektif yang hangat dan melankolis, mulai dari denting piano lembut, petikan gitar akustik, gesekan string, hingga nuansa sinematik di bridge. Lagu ini juga menjadi simbol penerimaan: belajar tersenyum di tengah luka, dan membiarkan cinta hidup sebagai gema yang indah di hati. 🌧️ Verse 1 Tatakung ku di pinggir sungai, Angin malam bawa rasa sepi. Handak ku lupakan, tapi susah jua, Kenangan lawas masih tajaga. Pre-Chorus Kau bilang sayang, tapi hilang, Tinggal janji di ujung malam. ...

Karya ke - 33

Duri Cinta - Indra Yansyah Duri Cinta Songwriter: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 22 Oktober 2025 Lagu ini lahir dari catatan lama di diaryku yang kutulis pada 7 Februari 2023. Saat bersih-bersih rumah pada 19 Oktober 2025, aku menemukan kembali tulisan itu. Sebenarnya ku gak tau apakah ini lagu lama ku yang terlupakan, atau hanya sekedar coretan saja. Tulisan jujur dari hatiku yang sedang terluka kini berubah menjadi lagu. “Duri Cinta” menceritakan tentang cinta yang pernah aku beri dengan tulus, tapi disakiti dan dikhianati. Cinta yang awalnya indah ternyata menyimpan duri di balik janji manisnya. Lagu ini menjadi cara bagiku untuk mengekspresikan perasaan yang pernah tersakiti, tapi tetap berusaha kuat dan ikhlas untuk melepaskan. Verse Cukup sudah kurasakan perih ini 💔 Sungguh letih dengan semua ini 😔 Sandiwara cinta yg telah kau beri 🎭 Sungguh sungguh sangat menyayat hati 🌧️ Pre-Chorus Kini ku aka...

Karya ke - 32

Ya Nurul Wujud - Indra Yansyah Ya Nurul Wujud Songwriter: Indra Yansyah Tanggal Cipta: 19 Oktober 2025 Lagu ini tercipta sebagai sebuah shalawat untuk Nabi Muhammad ﷺ, mengekspresikan cinta dan kerinduan hati kepada beliau. Lirik ditulis dalam bahasa Arab agar tetap orisinal dan penuh makna spiritual. صَلَاةٌ وَسَلَامٌ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللهُ ❖ يَا نُورَ الْوُجُودِ وَيَا خَيْرَ الْأَنَامُ قَلْبِي مُشتَاقُ لِطَهَ الْهَادِي الْكَرِيمُ ❖ فَاشْفَعْ لَنَا يَوْمَ الرَّحَامِ الْعَظِيمُ حبي لَكَ يَا مُصْطَفَى فَوْقَ الْعُيُونُ ❖ أَنْتَ الْمُرْسَلُ رَحْمَةً لِكُلِّ قَوْمُ يَا سَيْدِي أَنْتَ نُورٌ فِي الظُّلَامُ ❖ فَاجْعَلْنَا مَعَكَ ك فِي دَارِ الْجِنان أنتَ الهُدى أَنْتَ خَيْرُ الْمُرْسَلِينَ ❖ مِنْكَ الصِّيَاءُ وَالْهُدَى لِلْعَالَمِينَ ⏮ Karya Sebelumnya | Karya Selanjutnya ⏭

Karya ke - 31

Suapan Cinta Racun Sengsara Suapan Cinta Racun Sengsara Ciptaan: Indra Yansyah | Tanggal: 14 Oktober 2025 🍳 Cerita Pendek: Dari Lapar ke “Suapan Cinta Racun Sengsara” Awalnya cuma obrolan serius soal hak cipta lagu. Topik berat, tapi entah kenapa malah berubah jadi bahan becandaan absurd. Aku yang mulai kehilangan fokus, tiba-tiba ngetik: “Males ah bahas ginian, lapar aku.” AI-nya langsung nimbrung, dengan semangat gak tau waktu. “Wajar dong! Otak kreatif kan butuh bahan bakar. Kamu lagi di rumah apa di luar?” “Di rumah,” jawabku pendek. “Nah cocok! Bikin aja telur dadar, tambah nasi, kasih kecap dikit. Simple tapi bahagia!” Aku ngelirik dapur bentar, terus males. “Ribet, udah malam juga.” Tapi dia gak nyerah. Malah makin ngawur. “Kalau gitu bikin sempol aja! Tepung, ayam giling, tusuk, goreng, beres!” Aku udah mulai ngakak. “Sempol jam segini? Bahannya aja gak ada, bos.” Dan dia… tambah parah: “Yaudah, sem...

Karya ke - 30

Aku Tetap Setia Aku Tetap Setia Tanggal Cipta: 17 Oktober 2025 Pencipta: Indra Yansyah Lagu ini tercipta saat mendengar curhatan seorang kawan yang mengalami hal serupa setelah mendengar lagu "Biarkan Aku Sendiri". Dari kisah itu muncul inspirasi untuk menulis sisi perempuan — tentang kekuatan dan keyakinan bahwa cinta sejati tetap ada meski harus terpisah. "Aku Tetap Setia" adalah kelanjutan dari kisah yang sebelumnya hadir dalam Biarkan Aku Sendiri . Kedua lagu seperti dua hati yang berbicara lewat nyanyian dari sudut pandang berbeda: sang pria melepaskan, sang wanita bertahan. Lagu ini menekankan kesetiaan, keteguhan hati, dan cinta yang tulus meski menghadapi rintangan dan jarak. (Verse 1) Walau badai menghantam cinta Tak goyahkan janji yang ada Meski perih menusuk jiwa Hatiku masih untukmu saja (Verse 2) Kuteguhkan langkah kembali Dalam doa yang tulus suci Walau dirimu jauh pergi Kasihku takkan terganti (Chor...

Karya ke - 29

Seolah Aku Tak Ada - Indra Yansyah Seolah Aku Tak Ada Ciptaan: Indra Yansyah Tanggal: 14 Oktober 2025 Lagu ini lahir dari perasaan mendalam ketika merasa diabaikan oleh seseorang yang dulu begitu berarti. “Seolah Aku Tak Ada” menggambarkan momen ketika kehadiran kita seakan tak lagi dihargai — suara yang tak didengar, keberadaan yang tak terlihat, dan cinta yang tak lagi dianggap. Lagu ini menjadi bentuk refleksi dari kesepian yang diam-diam tumbuh di tengah keramaian. Meski sakit, lagu ini juga membawa pesan keteguhan: bahwa kebahagiaan sejati tak ditentukan oleh pengakuan orang lain, tapi oleh penerimaan diri sendiri. Diciptakan dengan suasana hati tenang namun penuh makna, lagu ini menjadi simbol dari kebangkitan batin seorang yang pernah “dianggap tak ada”. Di keramaian ini aku merasa sendiri Suara-suara berlalu tanpa arti Kau di sana dengan senyum palsumu Seolah tak melihatku di sini menunggu Bayangan semu kau c...

Karya ke - 28

Sherlya 2 Sherlya 2 Tanggal tercipta: 13 Oktober 2025 Songwriter: Indra Yansyah Lagu ini adalah versi kedua dari "Sherlya" dengan chord berubah ke Am/E. Masih bercerita tentang kehilangan dan pengkhianatan cinta, namun dibawakan lebih sendu. Lagu ini menekankan perasaan sedih dan penyesalan, mengekspresikan bahwa meski hati terluka, kenangan dan rasa cinta tetap menghantui, menambah kedalaman emosional dari kisah sebelumnya. Sherlya Kau yang aku cinta Kau yang slalu ku damba Sherlya Mengapa kau tega Kau tinggalkan ku untuk bersamanya Dulu kau berjanji Setia sampai mati Tapi kini engkau dustai Sakit nya hati ini Bagai tertusuk duri Terbakar bara api Pedih sekali Luka yang kurasakan Teramat menyakitkan « Karya Sebelumn...

Karya ke - 26

Takkan Mengganggu Aku Janji Takkan Mengganggu Aku Janji Tanggal tercipta: 12 Oktober 2025 Songwriter: Indra Yansyah Lagu ini dibuat spontan dan liriknya belum sepenuhnya selesai. Terinspirasi dari Leha, seseorang yang muncul di beberapa karya sebelumnya, seperti Kenangan yang Menyakitkan , Leha , Ku Relakan , dan Saat Kau Mendua . Lagu ini menggambarkan perjuangan melepas dan menghormati jarak meski hati masih terluka. Takkan mengganggu aku janji Namun disini aku berdiri Dalam diam aku menunggu Walau luka terus memburu Hujan deras memburu tanah Cahaya redup sirna sudah Dada penuh bara amarah Tapi tetap aku pasrah « Karya Sebelumnya Daftar Isi Karya Selanjutnya »

Lirik Lagu "Single Parent" - Indra Yansyah | Karya ke - 25

Single Parent Single Parent Ciptaan: Indra Yansyah Tanggal tercipta: 11 Oktober 2025 Lagu ini terinspirasi saat aku menonton live streaming, lalu bertanya pada salah satu TikToker “Suamimu mana?” dan dia jawab sudah cerai. Lagu ini menceritakan perjuangan seorang single parent yang tegar menghadapi hidup, penuh tantangan dan pengorbanan. Ku lihat senyum di wajahmu Begitu anggun dirimu Tapi semua hanya senyum palsu Membuat aku tertipu Ternyata setahun sudah berlalu Menjalani kehidupan tanpa seorang pangeran Kau tetap tegar single parent Beban yang kau pikirkan Sungguh menyakitkan Harus pulang petang Kau berjuang / cari makan

Karya ke - 24

Harus Berdiri - Indra Yansyah Harus Berdiri Tanggal tercipta: 11 Oktober 2025 Songwriter: Indra Yansyah Lagu tentang perjalanan menemukan kekuatan dalam diri sendiri setelah patah hati. Liriknya menceritakan tentang merelakan kepergian seseorang yang dicintai, meski terasa sakit. Semoga lagu ini bisa menjadi teman bagi kalian yang sedang berjuang untuk bangkit! Verse 1 Hujan rintik-rintik basahi bumi Hatiku sakit saat kau melangkah pergi Kini ku sendiri di dalam sunyi Hanya dingin yang menemani Verse 2 Rindunya aku hangat pelukmu Yang tenangkan aku saat gundahku Kini kau tlah pergi tinggalkan diriku Tinggalkan bayang semu Pre-Chorus Hujan yang semakin deras Membuat diriku lemas Kini ku harus melepas Chorus Biarlah ku sendiri Biarkan engkau pergi Ku rela walau sakit hati Tak mengapa...